Aktivitas Donald Trump saat Joe Biden Dinyatakan Menang Pilpres AS

Biden berhasil mendapatkan 290 suara elektoral, melebihi perolehan minimal untuk memenangkan kursi presiden yakni 270 suara.

AFP / ROBYN BECK, SAUL LOEB
Kombinasi foto mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri), dan Presiden Donald Trump. 

Trump menggunakan Twitter beberapa jam setelah pengumuman untuk terus membuat klaim tidak berdasar bahwa terjadi penipuan pemilih.

Dia juga membanggakan 71 juta suara yang dia kantongi.

Baca juga: Ungguli Donald Trump di Pilpres Amerika, Joe Biden: Kami Belum Deklarasi, Tapi Angka Itu Jelas

Baca juga: Update Hasil Pilpres AS, Joe Bidan Unggul, Donald Trump Bakal Nyalon Lagi?

Suara itu adalah yang terbanyak yang pernah dimiliki presiden petahana mana pun, tetapi tidak cukup untuk mengamankan periode keduanya.

Ketika ditanya, baik Trump maupun tim kampanyenya tidak memberikan bukti terkait surat suara ilegal yang dihitung.

Meskipun beberapa kali mengulangi klaim tersebut selama berhari-hari, tim kampanye Trump gagal memberikan bukti kecurangan pemilih.

Trump bahkan menggambarkan keputusan media AS mengumumkan Biden sebagai pemenang sebagai bukti ada 'pasukan' yang mencoba melawannya.

"Kita semua tahu mengapa Joe Biden terburu-buru untuk berpura-pura menjadi pemenang dan mengapa sekutu medianya berusaha keras untuk membantunya, mereka tidak ingin kebenaran terungkap."

"Fakta sederhananya adalah pemilihan ini masih jauh dari selesai," kata Trump dalam pernyataannya.

"Saya tidak akan beristirahat sampai Rakyat Amerika mendapatkan penghitungan suara yang jujur ​​yang layak mereka dapatkan dan yang diminta oleh Demokrasi," tambahnya.

Penyelenggara pemilu di seluruh negeri telah bekerja dengan transparansi.

Sehingga memungkinkan perwakilan kedua partai politik serta media masuk ke ruangan untuk melihat tabulasi data pemilih.

Bahkan Philadelphia menawarkan video streaming langsung agar publik dapat menonton.

Sayangnya, ini tidak menghentikan upaya hukum Trump untuk menuntut hasil pemilu.

Bahkan, beberapa pihak pun menilai bahwa upaya hukum Trump tidak akan berdampak banyak.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved