Breaking News:

Samsat Kota Bekasi Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Hingga 23 Desember 2020

Samsat Kota Bekasi hadirkan program Triple Untung Plus. Wajib pajak bebas denda PKB hingga 23 Desember 2020.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Samsat Kota Bekasi di Jalan Ir. H. Juanda Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Samsat Kota Bekasi hadirkan program Triple Untung Plus.

Sejumlah keuntungan bisa didapat para wajib pajak salah satunya bebas denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga 23 Desember 2020 mendatang.

Kanit Samsat Kota Bekasi, AKP Ridha Aditya mengatakan terdapat beberapa kriteria wajib pajak yang dapat menikmati keuntungan program ini.

Pertama, kata dia, bagi wajib pajak yang terlambat melakukan pembayaran PKB dengan pengecualian untuk pembebasan pembayaran kendaraan baru, kendaraan yang melakukan ubah bentuk, kendaraan hasil lelang/Ex-Dump yang belum terdaftar dan kendaraan yang ganti mesin.

"Biaya Balik Nama 0 persen dan bebas denda balik nama jika wajib pajak yang ingin mengurus administrasi kendaraannya di tanggal masa berlaku program," kata Ridha, Minggu (8/11/2020).

Keuntungan kedua yakni, bebas pokok dan denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) ke-II bagi wajib pajak atas penyerahan hak milik kendaraan bekas.

"Sehingga warga yang melakukan proses Balik Nama Kendaraan Bermotor di wilayah Jabar khususnya di Kota Bekasi tidak akan dikenai BBNKB, baik pokok maupun denda," ujarnya.

Ketiga, bebas tarif progresif pokok tunggakan yang ditujukan bagi wajib pajak yang melakukan proses baliknama dan masih memiliki tunggakan pajak kendaraan yang terkena tarif progresif.

"Bila dibaliknamakan maka tunggakan yang terkena tarif progresif tersebut akan dikenai tarif progresif ke-1 sebesar 1.75 persen," terang dia.

Selain program bebas pokok dan denda di atas, Samsat Kota Bekasi juga memberikan diskon bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo.

"Plus-nya itu program diskon, bayar PKB 2 persen hingga 10 persen bagi yang bayar sebelum jatuh tempo. Lalu ada juga diskon tunggakan PKB tahun ke-5 dan diskon biaya BBNKB ke-1," kata Rhida.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved