Siswa Rancamaya Islamic Boarding School Gondol Dua Gelar Juara di KSN 2020
Siswa-siswa Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School Bogor kembali meraih prestasi dalam ajang Kompetisi Sains Nasional
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Siswa-siswa Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School Bogor kembali meraih prestasi dalam ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2020. Dua siswa berhasil mendapat medali perak dan perunggu.
"Alhamdulillah di tengah pandemi ini tidak menyurutkan anak-anak mendulang prestasi. Ini bisa membangkitkan semangat bagi siswa-siswi lainnya, jangan pantang menyerah meski pandemi masih berlangsung," kata Direktur Pendidikan Sekolah Cahaya Rancamaya, Ari Rosandi, dalam keterangannya, Minggu (8/11/2020).
Delegasi yang dikirimkan dalam ajang KSN ini terdiri dari 3 siswa, yaitu Iqbal Firmansyah (IPA), M. Ilham Alfarisi (Matematika) dan Hossem Ahmed Mido (IPS).
Iqbal dan Ilham berhasil menuntaskan KSN dengan baik dan mengondol medali perunggu (Iqbal) serta perak berhasil didapatkan Ilham.
"Selamat untuk mereka berdua. Sedangkan bagi yang belum mendapatkannya, jangan putus asa. Tetap semangat dan berjuang semaksimal mungkin di ajang KSN tahun depan," katanya.
Fandi Suryo Humas Cahaya Rancamaya IBS Bogor menambahkan, seperti KSN tingkat SMA, KSN SMP tahun ini dilaksanakan secara daring.
Bahkan pada awal simulasi KSN terdapat banyak kendala sehingga mengalami pemunduran jadwal pelaksanaan.
Pihaknya memahami hal ini bahwa KSN daring juga merupakan hal baru bagi panitia sehingga masih banyak kendala teknis.
“KSN tahun ini menjadi pengalaman tersendiri bagi saya, yang biasanya mengerjakan soal berbasis kertas, kali ini menggunakan gadget," kata Iqbal.
Baca juga: Dibuka Sampai 14 November, Anak Perusahaan Pertamina Buka 10 Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA & S1
Baca juga: Pendaftaran Beasiswa Kuliah S2 di Oxford University, Cek Syarat Lengkapnya di Sini!
Terkait persiapan KSN, iqbal megikuti bimbingan secara mandiri dan bimbingan yang disediakan oleh sekolah. Bimbingan secara mandiri dilakukan Iqbal dengan guru olimpiade diwaktu ia masih di sekolah dasar.
Ia menceritakan bahwa setiap sore dia datang ke rumah guru tersebut dan belajar dengan beliau. Bimbingan dari sekolah dilakukan secara daring mengingat sekolah Cahaya Rancamaya menerapkan Study From Home (SFH) dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 ini.
“Sukses dalam ajang kompetisi KSN adalah cita-cita terbesar saya di tahun ini, namun sempat sedih karena waktu itu jadwalnya diundur dan pelaksanaannya daring,” terang ilham.
Ilham memang sudah akrab di dunia perolimpiadean. Sejak ia kelas 7 sudah sering diikutkan bimbingan oleh pihak sekolah untuk persiapan mengikuti berbagai Olimpiade.
“Soal KSN menantang sehingga saya harus fokus dan jeli dalam mengerjakan soal, saya bersyukur dapat mengikuti KSN dan mendapatkan hasil (medali perak) yang memuaskan,” tambah Ilham.
KSN juga menjadi pengalaman penting bagi siswa lainnya, Mido dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus semangat dan belajar lebih lagi. Walaupun belum mendapatkan medali, KSN memberikan pengetahuan dan ilmu baru serta secara tidak langsung memaksa saya untuk belajar.
“Dari pengalaman ini saya jadi tahu kelemahan-kelemahan saya di bagian materi apa sehingga perlu dipersiapkan atau diperdalam lagi. Kegagalan bukan akhir dari segalanya, akan tetapi merupakan awal dari sebuah perjuangan, tetap semangat," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-belajar-matematika_20180717_181915.jpg)