Breaking News:

Berpetualang dengan Land Rover Klasik Menuju Kaki Gunung Batur Bali

Wisata di Bali tak melulu soal pantai dan kebudayaan, melainkan ada juga wisata adrenalin. Penasaran?

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Mobil Land Rover klasik yang digunakan wisatawan untuk menikmati wisata alam menuju Gunung Batur, Kintamani, Bangli, Bali. 

Semakin mendekati kaki Gunung Batur, perjalanan semakin menantang karena jalan yang menanjak ditambah pasir hitam dan tebal membuat mobil cukup kesulitan kendati merupakan kendaraan off road.

Dengan perlahan-lahan mobil akhirnya terus menanjak.

Sampai akhirnya di tanjakan yang saat curam, mobil yang kami naiki sempat selip dan tidak kuat menanjak.

Mobil pun mencari rute lain untuk dapat mendaki kaki Gunung Batur.

Tiba di kaki bukit Gunung Batur, terlihat hamparan pasir hitam yang begitu mempesona seperti di sebuah gurun.

Pemandangan ini langsung dimanfaatkan untuk berfoto namun dengan tetap mengenakan masker dan menjaga jarak.

Selain kami, ada juga beberapa wisatawan di kaki Gunung Batur, baik yang menaiki Land Rover atau merupakan pendaki yang baru turun dari puncak Gunung Batur.

Mereka juga tampak mengenakan masker.

Menurut pemandu wisata Indigo Travel, Prawira, jarak dari kaki gunung itu hanya hanya sekira 1000 meter ke puncak Gunung Batur dengan waktu pendakian 2,5 jam.

"Yang menjadi daya tarik disini adalah waktu matahari terbit atau sunrise," kata Prawira, Sabtu (7/11/2020).

Karenanya, kata dia, saat situasi normal, banyak wisatawan yang berkemah di kaki Gunung Batur dan mendaki pada dini hari untuk menyaksikan sunrise.

Namun, tak perlu kecewa jika tidak mendapatkan matahari terbit. 

Sebab pemandangan di pasir kaki Gunung Batur juga sudah terlihat cantik.

Sekira satu jam puas menikmati keindahan alam di Gunung Batur, kami pun turun.

Namun, bukan berarti petualangan selesai.

Setelah turun melewati jalan berpasir hingga pos penjagaan, petualangan selajutnya dimulai.

Kami melewati rute berbeda dengan jalur berangkat.

Setelah saat berangkat kami melewati turunan curam dan berkelok, maka saat pulang treknya makin ekstrem lagi.

Tanjakan yang dilalui lebih ekstrem, begitu juga kelokannya yang begitu tajam.

Namun lagi-lagi semuanya seolah terbayar karena dari ketinggian kami bisa menyaksikan pemandangan geopark Gunung Batur.

Saat sedang asyik menyaksikan pemandangan sambil mobil melahap medan tanjakan, tiba-tiba satu mobil dari rombongan kami alami kendala.

Mobil mengeluarkan asap dan berbau sangit.

Rombongan pun berhenti dan ikut membantu pengecekan. 

Setelah beberapa saat akhirnya rombongan meneruskan perjalanan mengingat waktu sudah menujukan pukul 14.00 WITA dan perut mulai terasa lapar.

Anggota Bali Rover Safari yang membawa kami mengatakan, ada sebanyak 40 Land Rover klasik yang siap disewakan untuk menemani wisatawan berkeliling bali.

Mobil Land Rover klasik yang digunakan wisatawan untuk menikmati wisata alam menuju Gunung Batur, Kintamani, Bangli, Bali.
Mobil Land Rover klasik yang digunakan wisatawan untuk menikmati wisata alam menuju Gunung Batur, Kintamani, Bangli, Bali. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

Harganya pun mulai dari Rp 1,5 juta per hari sudah termasuk mobil, sopir dan bahan bakar minyak (BBM).

Saat pandemi Covid-19 ini memang wisatawan menurun drastis. 

Ia berharap pandemi segera berlalu salah satu upayanya dengan menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

Segala protokol kesehatan itu sesuai dengan InDOnesia Care (I DO Care) yang digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Kemenparekraf). 

Maka dari itu, jika nanti kondisi sudah membaik, tetap jadi pahlawan bagi negeri sendiri dengan berwisata di Indonesia Aja. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved