Breaking News:

Menyeruput Kopi Sambil Menikmati Alam Terbuka Berprotokol Kesehatan di Bali

Di Gianyar, Bali, ada satu tempat kopi bernuansa alam bernama Kumulilir yang bisa dijadikan referensi bagi Anda yang ingin berlibur.

TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Paket kopi yang disajikan di kedai kopi Kumulilir. 

Pengunjung bisa menjajal beragam arena playground, mulai dari trampolin, ayunan di tepi jurang, hingga ke jembatan goyang yang berada di tengah jurang.

Diharapkan Nyoman, arena playground itu dapat memancing wisatawan lokal untuk berkunjung ke Bali mengingat semenjak pandemi Covid-19 memang hanya wisatawan domestik yang berkunjung.

"Sebelum pandemi marketnya internasonal tapi sekarang cenderung domestik. kita harus fasilitasi kebutuhan market itu sendiri," ujarnya.

Ciri Khas Kopi Bali

Bekerjasama dengan para petani, Nyoman memasok biji kopi dari wilayah Kintamani yang memang sudah terkenal.

Nyoman menjelaskan ada ciri khas dari kopi Bali yang berbeda dengan kopi dari daerah lain.

"Rasanya sedikit masam dan punya rasa sendiri. Kalau bagi penikmat kopi, mereka sudah tahu kalau itu kopi Bali," kata dia.

Karena rasanya yang memang begitu tajam, maka penyajian kopi Bali hanya disuguhkan di cangkir kecil.

Agar lebih menikmati, pisang goreng dan serabi menjadi kudapan pendamping saat menyeruput kopi Bali.

"Tak hanya rasa yang berbeda, higienitasnya juga sangat kita perhatikan karena pangsa disini adalah internasional," ujarnya.

Segala protokol kesehatan yang diterapkan di Kumulilir sesuai dengan InDOnesia Care (I DO Care) yang digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Kemenparekraf). 

Maka dari itu, jika nanti kondisi sudah membaik, tetap jadi pahlawan bagi negeri sendiri dengan berwisata di Indonesia Aja.  (*)

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved