Breaking News:

Viral di Medsos

Viral Dapat Bantuan Bedah Rumah, Pasutri Ini Cerai karena Sering Cekcok Tak Punya Uang Bayar Tukang

Kabar menyedihkan yang dialami oleh pasutri ini diketahui dari unggahan video akun TikTok @awonk_tutorial, Kamis (5/11/2020).

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/TIKTOK/@AWONK_TUTORIAL
Kolase foto tangkapan layar video kisah pasutri yang mendapat bantuan bedah rumah namun berujung perceraian lantaran masalah tak punya uang buat bayar tukang untuk membangun rumah mereka. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kisah pasangan suami istri (pasutri) ini menjadi viral di media sosial.

Pasalnya, rumah tangga mereka bercerai setelah mendapat bantuan untuk melakukan bedah rumah.

Pada umumnya, bantuan membuat banyak pasutri bahagia.

 

Baca juga: Curahan Hati Ibu yang Anak Perempuannya Digundili Sang Nenek, Niatnya Beri Kejutan: Aku Nangis Kaget

Baca juga: Ayahnya Kena Stroke, Anak Pergoki Ibunya Berhubungan Badan dengan Selingkuhan di Rumah

TONTON JUGA :

Penyebabnya dikarenakan pasutri itu tidak memiliki uang membayar tukang untuk

membedah rumah mereka yang tak layak huni itu.

Kabar menyedihkan yang dialami oleh pasutri ini diketahui dari unggahan video akun TikTok @awonk_tutorial, Kamis (5/11/2020).

"DAPAT BANTUAN BEDAH RUMAH"

"keluarga ini malah cerai, gara-gara gak punya uang buat bayar pemborong bangunannya," tulis akun TikTok pengunggah.

Akun TikTok @awonk_tutorial membagikan sekitar 5 video yang menginformasikan perihal yang dialami oleh pasutri tersebut.

Satu di antara videonya juga memperlihatkan kondisi rumah pasutri itu yang memang tidak layak untuk dihuni.

Keluarga ini mendapat bantuan untuk membedah rumah mereka berupa material bangunan.

Sejumlah material seperti kayu, batako, kerikil atau split, pasir dan batu bata sudah sudah terlihat di halaman kediaman mereka.

Akun TikTok tersebut tidak menjelaskan secara pasti siapa pemberi bantuan bedah rumah kepada pasutri itu.

Namun disebutkan, keseluruhannya berjumlah Rp 15 juta yang diberikan dalam bentuk material saja.

Sayangnya, pasutri yang mendapat bantuan rumah itu tetap saja tidak mampu membedah rumah mereka, lantaran tidak memiliki biaya untuk membayar tukang.

"Dapat bantuan dari pemerintah, sampai menangis. Dapat bantuan dari pemerintah, dapat bata, pasir, split sama kayu," ujar akun Tiktok @awonk_tutorial saat turun ke lokasi kediaman rumah pasutri tersebut.

"Mengapa yang punya rumah menangis, karena memang untuk mengerjakan ini, ga ada biaya.

Ini bagaimana, bagaimana, seperti apa sih sistemnya gitu, ngasih bahan-bahan material ke kaum yang membutuhkan, tapi tidak dengan dananya, kan aneh juga tu," lanjutnya.

Sang suami sudah berupaya mendapatkan dana untuk bisa merenovasi rumah mereka, namun gagal.

Keduanya pun sering terlibat cekcok hingga akhirnya sang suami memutuskan pasrah dan berhenti berusaha untuk mendapatkan uang.

Hal itu pun membuat keduanya terlibat dalam pertengkaran sampai memutuskan untuk bercerai.

Alhasil, sang istri memutuskan pergi dari rumah dan memilih tinggal di rumah adiknya yang kosong di kampung halaman yang tidak disebutkan wilayahnya.

Kreator TikTok tersebut juga menambahkan, ia bersama warga sudah berusaha menahan sang istri agar tidak pergi.

Ia dan warga lainnya juga sudah menawarkan jasa penggalangan dana untuk mengumpulkan uang biaya sewa tukang bagi mereka.

Namun tekad wanita yang usianya diperkirakan sudah lanjut itu tampaknya tak bisa digoyahkan lagi.

Ia tetap ingin pergi dan terlihat sudah menaikkan barang-barangnya yag sudah dikemasnya ke atas mobil sambil menangis.

"Ternyata beliau udh terlanjur malu, katanya," sebut akun TikTok @awonk_tutorial.

Hingga berita ini dimuat, belum diketahui pasti dimana lokasi kediaman pasutri tersebut.

Tidak diketahui pula bagaimana kabar selanjutnya dari pasangan suami istri penerima bantuan bedah rumah yang memilih cerai tersebut.

Warganet yang melihat permasalahan pasutri tersebut pun merasa simpati dengan permasalahan yang menimpa mereka.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved