Breaking News:

Selagi Tidur Dua ABG Asal Gresik Dihantui Temannya dan Seolah Berbaring di Sampingnya

Beberapa hari setelah nyawanya direnggut maut, AAH menghantui pembunuhnya SNI (16) dan MSK (15) selagi tidur.

Kolase TribunJakarta.com/Surya
Dua ABG tersangka pembunuhan dihantui arwah korban AAH yang mayatnya ditemukan di bekas galian C Bukit Jamur, Jumat (30/10/2020). Tampak keluarga korban AAH meminta kedua pelaku yang tak lain teman sepermainan korban segera diproses. 

TRIBUNJAKARTA.COM, GRESIK - Beberapa hari setelah nyawanya direnggut maut, AAH menghantui pembunuhnya SNI (16) dan MSK (15) selagi tidur. Keduanya teman sepermainan korban.

Kematian remaja 15 tahun asal Gresik itu mengenaskan karena dilempar tersangka SNI dan MSK selagi masih hidup ke kubangan air di Bukit Jamur, Kecamatan Bungah.

Cerita itu mengalir dari mulut Sulthon Sulaeman yang dipercaya oleh pihak keluarga sebagai kuasa hukum untuk kedua tersangka SNI dan MSK.  

Korban yang masih berstatus siswa kelas VIII SMP 10 Bungah, Gresik, itu memanggil nama SNI dan MSK. Keduanya merasa jasad korban seolah tidur di sampingnya.

"Dihantui saat tidur. Tersangka terbangun melihat jasad korban tepat disamping. Kadang terdengar korban memanggil nama mereka," kata Sulthon kuasa hukum tersangka MSK dan SNI.

Baca juga: Ucapan Soal Video Syur Mirip Gisel Ramai Disebut Terbukti, Denny Darko: Gue Gak Punya Six Sense

Detik-detik kematian AAH terungkap saat tersangka MSK dan SNI menjalani rekonstruksi yang digelar penyidik Satreskrim Polres Gresik pada Senin (10/11/2020).

Pelaku memukulkan balok kayu dan batu ke AAH hingga darah mengalir di tubuhnya.

Korban sempat menangis kesakitan karena terluka sembari memanggil nama ibunya beberapa kali.

Petugas mengevakuasi jasad remaja AAH di kubangan air Bukit Jamur, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jumat (30/10/2020).
Petugas mengevakuasi mayat remaja AAH di kubangan air Bukit Jamur, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jumat (30/10/2020). (Foto Istimewa/Surya)

Alih-alih memberi pengampunan, kedua tersangka malah membentak korban.

Sebelum melemparkannya hidup-hidup ke kubangan air, tersangka MSK dan SNI lebih dulu mengkat kedua tangan korban ke belakang, begitu juga kakinya.

Halaman
1234
Editor: Y Gustaman
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved