Breaking News:

Pilkada Kota Depok

Tunggu Hasil Survei Peta Zonasi Politik, Idris Akan Dongkrak Suara di Wilayah yang Lemah Pendukung 

Idris menunggu hasil survei sejumlah lembaga terkait peta kekuatan alias peta zonasi politik di seluruh wilayah di Kota Depok.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Calon Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat memberikan sambutannya dalam peluncuruan program 'SUKSES' di GEdung DPD PKS Kota Depok, Selasa (10/11/2020).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Calon Wali Kota Depok, Mohammad Idris, yang kembali maju sebagai petahana didampingi Imam Budi Hartono di Pilkada Depok 2020 mengaku, pihaknya akan mengoptimalkan kampanye di sisa waktu pelaksanaannya.

Sisa waktu masa kampanye para peserta Pilkada Kota Depok 2020 hanya tersisa kurang dari satu bulan.

Pada 9 Desember 2020, warga Kota Depok akan datang ke tempat pemungutan suara mencoblos pasangan calon pilihannya.

“Pertama yang dioptimalkan adalah kinerja teman teman di lapangan terkait dengan permasalahan direct selling, ini tetap dilakukan bekerjasama antara para relawan dan partai pengusung, untuk mereka bisa saling menunjang pelaksanaan direct selling dengan macam-macam APK dan sebagainya,” jelas Idris saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/11/2020).

Lanjut Idris, ia mengaku bahwa hingga saat ini pihaknya masih belum bisa mengakomodir permintaan masyarakat yang ingin bertemu langsung.

“Ini kayaknya pada akhir memang harus disiasati, karena memang banyak sekali warga masyarakat yang ingin bertemu ini belum bisa kita akomodir. Karena terbatas kan 50 orang dan sebagainya, nanti yang akan kita lakukan adalah virtual dan sebagainya,” bebernya lagi.

Idris menuturkan, saat ini pihaknya menunggu hasil survei sejumlah lembaga terkait peta kekuatan alias peta zonasi politik di seluruh wilayah di Kota Depok.

Baca juga: Prediksi Cuaca dari BMKG Besok, Kamis 12 November 2020: Waspada Cuaca Ekstrem di 13 Wilayah

Baca juga: Dampak Kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia, Ratusan Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Delay

Baca juga: KPU Kota Depok Hanya Targetkan 77,5 Persen Suara di Pilkada 2020

Bilamana nanti masih ada wilayah yang menunjukan peta kekuatannya masih lemah, Idris mengaku pihaknya akan menggenjot kampanye di wilayah tersebut.

“Masih ada beberapa warga yang memerlukan visi misi di zona yang mana memang saya masih lemah, nah ini yang akan kita push disini di masa masa akhir kampanye. Kalau sekarang kan masih per Kecamatan untuk bertemu offline dengan paslon, mungkin nanti bisa per Kelurahan atau barangkali per RW. Sebagian tatap muka dan sebagian online,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved