Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Stok Alat Tes Swab di Kota Bekasi Masih Tersedia Sebanyak 30.000 Kit 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi Dezy Syukrawati mengatakan, stok alat tes swab masih tersisa

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Dokumentasi Puskesmas Kecamatan Kramat Jati
Petugas Puskesmas Kecamatan Kramat Jati saat melakukan tes swab terhadap lansia. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi memastikan, ketersediaan alat tes swab untuk penanganan Covid-19 masih tersedia cukup banyak. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi Dezy Syukrawati mengatakan, stok alat tes swab masih tersisa sekitar 30.000 kit.

"Sampai sekarang kita masih ada stok banyak, masih ada sekitar 30.000 kit, tapi tetap harapan kita jangan sampai ada yang sakit lagi," kata Dezy di Posko Gugus Tugas Covid-19, Kamis, (12/11/2020). 

Dia menjelaskan, stok alat tes swab yang ada sejauh ini berasal dari pengadaan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sendiri maupaun bantuan dari Jawa Barat dan BNPB. 

"Kita juga disupport sama yang lainnya, termasuk BNPB karena mungkin mereka melihat komitmen Pemkot Bekasi dalam penanganan Covid-19 makanya disupprot terus," terangnya. 

Dia menjelaskan, selama penanganan Covid-19, Pemkot Bekasi telah menghabiskan sekitar kurang lebih 71.000 tes swab

Jumlah sebanyak itu lanjut Dezy, digunakan untuk penanganan kontak tracing maupun pemeriksaan secara berkala pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Kronologi Lengkap Dugaan Isu SARA Pemilihan Ketua Osis di SMAN Depok

Baca juga: Samsung Dapat Hak Paten Baru Desain Ponsel yang Berbeda dengan Hp Pada Umumnya

Baca juga: Dua Nelayan Ditemukan Tewas di Tengah Laut Tangerang

"Kalau melihat kemampuan tes kita sudah diatas dua persen (dari jumlah penduduk), tapi untuk positif rate kita agar tinggi karena temuan kasus kita banyak," teranya. 

Berdasarkan data di situs corona.bekasikota.go.id, hingga Kamis, (12/11/2020), jumlah kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 7.607 kasus. 

Dari total kasus kumulatif tersebut, sebanyak 6.997 telah dinyatakan sembuh, 143 kasus kematian dan 467 kasus aktif atau yang masih menjalani perawatan. 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved