Breaking News:

Terus Genjot Ekspor, Kementerian Perdagangan Gelar Trade Expo Indonesia Tanpa Gunakan Dana APBN

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, tema yang diangkat adalah “Sustainable Trade in Digital Era”.

ISTIMEWA/Dokumentasi Humas Kemendag
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengikuti Pertemuan Para Menteri Ekonomi ASEAN ke-52 secara virtual di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (25/8/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo membuka pameran dagang terbesar se-Asia Tenggara Trade Expo Indonesia Virtual-Exibition (TEI-VE) 2020 secara virtual.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, tema yang diangkat adalah “Sustainable Trade in Digital Era”.

Dirinya berhara, acara ini bisa menjadi terobosan peningkatan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Sebab, acara ini bisa menjadi jembatan antara eksportir dalam negeri dengan mitra bisnisnya di seluruh dunia.

"Trade Expo Indonesia ke-35 Virtual Exhibition (TEI-VE) 2020 hadir membawa terobosan untuk menjembatani hubungan para eksportir Indonesia dengan mitra bisnisnya di seluruh dunia yang terbatas ruang geraknya secara fisik," kata Agus saat membuka acara.

Agus mengatakan, penyelenggaraan pameran dagang terbesar di Asia Tenggara tahun 2020 ini untuk pertama kalinya diselenggarakan secara virtual menggunakan teknologi IT terkini.

Hal ini sebagai upaya Kementerian Perdagangan dalam mentransformasi sistem pelaksanaan pameran dagang yang semula dilakukan secara tatap muka ke sistem online sesuai dengan implementasi kebijakan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah di masa tatanan normal baru.

Tema yang diangkat pada Trade Expo Indonesia ke-35 Virtual Exhibition (TEI-VE) 2020 adalah “Sustainable Trade in the Digital Era”, bertujuan untuk mendorong keberlanjutan dan peningkatan promosi produk buatan dalam negeri ke pasar global, mengembangkan jejaring bisnis dan investasi serta menyajikan showcase produk-produk unggulan dan terbaik Indonesia.

"Kami optimistis, dengan kelebihan pada sistem virtual, penyelenggaraan Trade Expo Indonesia tahun ini dapat memberikan kontribusi pada peningkatan ekspor, walaupun dengan capaian yang akan sulit untuk menyamai hasil penyelenggaraan TEI tahun 2019 lalu yang berhasil mencatatkan transaksi USD 10,96 milyar," ujarnya.

Mendag menambahkan, TEI-VE mendapat antusiasme yang sangat tinggi dari para eksportir, yang dibuktikan dari jumlah pejuang ekspor yang mendaftar mencapai 690 pelaku usaha, dari target semula sebanyak 300.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved