Breaking News:

Filosofi Kiper Ala Pemain Legendaris Indonesia Herman Syah: 90% Tak Konsentrasi Maka 100% Kegagalan

Kiper legendaris Indonesia, Herman Syah punya filosofi tersendiri tentang penjaga gawang.

WARTAKOTALIVE.COM/Rafsanzani Simanjorang
Herman Syah, legenda kiper Indonesia 

TRIBUNJAKARTA.COM,JAKARTA- Kiper legendaris Indonesia, Herman Syah punya filosofi tersendiri tentang penjaga gawang.

Herman Syah yang kini jadi pelatih kiper Persis Solo ini mengatakan seorang kiper harus 100 persen konsentrasi di pertandingan.

"90 persen tidak konsentrasi maka 100 persen kegagalan," ucap pria kelahiran Sukabumi 17 Agustus 1963 ini saat bertemu dengan Warta Kota di lapangan Yon Zikon 14, Jakarta Selatan, Sabtu (14/11/2020).

Lanjutnya, jika seorang kiper lengah maka kiper harus siap memungut bola dari gawangnya sendiri.

Tak heran, sebagai pelatih kiper, Herman Syah menekankan betul konsentrasi untuk anak asuhnya.

Ia juga adalah seorang pelatih kiper yang tidak menghendaki latihan secara virtual untuk kiper.

"Saya mau yang nyata saja latihannya. Tapi kondisi kompetisi memang ditunda dan rencananya Februari 2021. Saya akan mulai dari nol untuk persiapan kiper di Persis Solo," tutupnya.

Ada pun Herman Syah begitu dikenal oleh pecinta sepak bola Indonesia khususnya di tahun 1986. Kala itu Indonesia nyaris dibawanya lolos ke Piala Dunia tahun 1986. Namun, Indonesia kalah dari Korea Selatan di babak penentuan. (WARTAKOTALIVE.COM/Rafsanzani Simanjorang)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved