Breaking News:

Ketersediaan Kursi Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Naik 0,2 Persen di Bulan Oktober 2020

Pasar penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta berada dalam tren positif berdasarkan laporan yang diterbitkan lembaga penyedia data penerbangan OAG.

Tribun Jogja/Hasan Sakri Ghozali
Pesawat Citylink rute Bandara Soekarno Hatta (CGK) - Yogyakarta International Airport (YIA) terparkir seusai mendarat dengan sukses dalam proving flight atau penerbangan uji coba take off dan landing di Yogyakarta International Airport, Kulon Progo, DI Yogyakarta, Kamis (2/5/2019). Pesawat Citylink yang tidak membawa penumpang tersbeut melakukan uji coba bandara sebelum mulai akan beroperasi secara komersial pada 6 Mei mendatang. TRIBUNJOGJA.COM/HASAN SAKRI 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pasar penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta berada dalam tren positif berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh lembaga penyedia data penerbangan global, OAG, yang berbasis di Inggris.

Sesuai laporan OAG Frequency & Statistics, kapasitas kursi penerbangan (seat capacity) yang tersedia di Bandara Soekarno-Hatta pada Oktober 2020 tercatat sekitar dua juta kursi.

Angka di atas naik 0,2 persen dibandingkan dengan September 2020.

Di sisi lain, kapasitas kursi pada Oktober 2020 yang sebanyak dua juta kursi itu sudah mencapai sekitar 57 persen dari posisi Oktober 2019 sebelum pandemi Covid-19 yakni sebanyak 3,55 juta kursi.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan jumlah kapasitas kursi penerbangan yang meningkat sekaligus mengindikasikan membaiknya permintaan masyarakat atas penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta.

"Demand tumbuh diikuti peningkatan supply, dan ini dapat berjalan dengan baik di Bandara Soekarno-Hatta. Saat minat masyarakat untuk terbang naik, PT Angkasa Pura II dan maskapai mampu menyediakan kursi penerbangan yang dibutuhkan. Sehingga, tercipta iklim positif di Bandara Soekarno-Hatta," jelas dia dalam keterangan resminya, Minggu (15/11/2020)

Adapun sejak Juli 2020 telah dicanangkan Safe Travel Campaign di Bandara Soekarno-Hatta oleh PT Angkasa Pura II bersama stakeholder.

Baca juga: Nonton Anime One Piece 950: Kozuki Momonosuke Yakinkan Para Samurai Mempercayai Monkey D Luffy dkk

Pulihnya pasar penerbangan, lanjut Awaluddin, juga sebagai hasil dari berjalannya strategi perseroan dalam mengoptimalisasikan slot time penerbangan.

Kemudian mengaktifkan kembali rute yang sempat ditutup, dan meningkatkan frekwensi di rute eksisting.

Sementara itu, dorongan diberikan pemerintah melalui kebijakan stimulus passenger service charge (PSC) dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (23/5/2020).
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (23/5/2020). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

"Kebijakan pemerintah memberikan insentif PSC membuat harga tiket pesawat lebih rendah sehingga mendorong pasar penerbangan," tutup Awaluddin

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved