Breaking News:

Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Ogah Kompromi Lagi, Wagub DKI Ancam Denda Rp 100 Juta Jika Rizieq Gelar Acara yang Picu Kerumunan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, pihaknya tak akan lagi memberi kompromi terhadap kegiatan-kegiatan yang bisa memicu kerumunan

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota DKI, Senin (16/11/2020). Riza Patria berkomentar mengenai pemanggilan polisi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait acara Habib Rizieq Shihab di Petamburan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, pihaknya tak akan lagi memberi kompromi terhadap kegiatan-kegiatan yang bisa memicu kerumunan orang.

Ia pun mengancam bakal memberikan denda hingga Rp 100 juta jika pentolan FPI Habib Rizieq Shihab kembali menggelar acara yang menimbulkan kerumunan orang dalam jumlah besar.

"Ketika ada pelanggaran akan kami tindak, (Habib Rizieq) sudah diberikan sanksi yang tertinggi Rp 50 juta. Kalau diulang lagi jadi Rp 100 juta," ucapnya, Senin (16/11/2020).

Bila ingin menggelar acara Maulid Nabi, Ariza menyebut, kegiatan itu bisa dilakukan secara daring atau online.

Dengan demikian, potensi penularan Covid-19 imbas dari kerumunan massa bisa dihindari.

"Kegiatan apapun termasuk keagamaan dilakukan dalam jumlah terbatas sesuai dengan protokol Covid-19, kemudian sedapat mungkin dilakukan secara online, secara virtual," ujarnya.

Menurutnya, menggelar acara Maulid Nabi secara virtual tak akan mengurangi makna dari acara tersebut.

Sebab, kesuksesan acara bukan dilihat dari jumlah jemaah yang datang.

"Kesuksesan diukur dari sejauh mana kita bisa meneladani Rasulullah sebagai Akhlakul Karimah, kemudian menyempurnakan dan memperbaiki akhlak kita semua," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved