Persib Bandung

Esteban Vizcarra Merasa Kesulitan saat Hanya Menjalani Latihan Namun Tak Ada Kompetisi

Gelandang Persib, Esteban Vizcarra mengakui tahun ini merupakan situasi tersulit yang dihadapi sepak bola Tanah Air.

Tribun Jabar/Deni Denaswara
Esteban Vizcarra dalam laga Persib Bandung vs PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (15/3/2020). Tuan rumah menang 2-1. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Gelandang Persib, Esteban Vizcarra mengakui tahun ini merupakan situasi tersulit yang dihadapi sepak bola Tanah Air.

Esteban Vizcarra bahkan menilai musim kompetisi tahun 2020 lebih sulit daripada musim 2015.

Terhentinya Liga 1 2020 merupakan pengalaman kedua bagi Esteban Vizcarra setelah tahun 2015.

Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 2020 saat ini tidak bisa berjalan semestinya karena keadaan darurat, yakni pandemi Covid-19.

Sementara kompetisi Liga Indonesia tahun 2015 yang bertajuk QNB League pun dulu terhenti lantaran mengalami situasi force majeure, namun karena adanya pembekuan PSSI.

QNB League resmi bergulir pada tanggal 21 Februari 2015, tetapi kompetisi ini hanya melangsungkan 19 pertandingan saja.

QNB League 2015 terpaksa dihentikan total oleh Komite Eksekutif PSSI karena tidak mendapatkan persetujuan oleh Kemenpora saat itu yang dipimpin Imam Nahrawi.

Larangan dari Kemenpora tersebut berujung pada keputusan FIFA untuk membekukan segala aktivitas sepakbola di Indonesia.

Bagi pemain Persib, Esteban Vizcarra, kompetisi tahun 2015 memang sulit, namun masih ada turnamen pengganti walau tidak diakui FIFA.

Baca juga: Anies Baswedan Dipanggil Polisi Terkait Acara Habib Rizieq di Petamburan, PKS: Hal Wajar 

Baca juga: Deretan Pemain Belakang Persija Jakarta yang Piawai Cetak Gol ke Gawang Lawan

Dengan demikian, pesepak bola seperti dirinya dapat tetap menikmati bermain sepak bola.

"Tahun ini situasinya lebih sulit karena tidak ada pertandingan. Tidak bisa bermain, hanya latihan sendiri dan tak ada kompetisi. Kondisi ini sangat sulit," kata Vizcarra dilansir dari laman resmi klub.

Tak ingin semakin berlarut, Vizcarra memilih mencoba mengambil hikmah tersendiri dari ketiadaan kompetisi tahun ini.

Dirinya tetap menyibukkan diri dengan melakukan berbagai kegiatan positif, termasuk berlatih guna menjaga kebugaran fisik.

"Kegiatan tetap saya lakukan seperti biasa. Selama ini masih tetap latihan. Bangun pagi bantu anak belajar video call sekolah, pergi ke gym latihan, dan tetap bersemangat," ucapnya.

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved