Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Massa Buruh Wajib Rapid Test Sebelum Demo di Dekat Istana Negara

Polres Metro Jakarta Pusat mewajibkan massa buruh mengikuti rapid test Covid-19 sebelum berunjuk rasa, di dekat Istana Negara, Selasa (17/11/2020).

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto saat diwawancarai awak media, di Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (17/11/2020). Polres Metro Jakarta Pusat mewajibkan massa buruh mengikuti rapid test Covid-19 sebelum berunjuk rasa, di dekat Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (17/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Polres Metro Jakarta Pusat mewajibkan massa buruh mengikuti rapid test Covid-19 sebelum berunjuk rasa, di dekat Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (17/11/2020).

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, menjelaskan tujuan ini guna mencegah penyebaran virus corona.

"Tujuan rapid test ini untuk mencegah penyebaran virus corona," kata Heru, sapaannya, saat diwawancarai awak media, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (17/11/2020) siang.

Dia menuturkan, massa buruh tersebut cukup kooperatif mengikuti rapid test Covid-19.

Heru mengatakan, massa buruh ini bertujuan untuk menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

"Mereka merupakan massa buruh dari SPN (Serikat Pekerja Nasional)," ujar Heru.

"Mereka juga cukup kooperatif dalam mengikuti rapid test Covid-19. Kami dibantu Dokpol Polres Metro Jakarta Pusat," lanjutnya.

Massa buruh dari SPN berunjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (17/11/2020).
Massa buruh dari SPN berunjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (17/11/2020). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

Baca juga: 4 Hari Usai Kerumunan di Tebet, Kapolres Metro Jakarta Selatan Dimutasi

Baca juga: Mengenakan Rompi Tahanan, Artis Catherine Wilson Ditahan di Rutan Kelas I Depok

Dia memastikan, massa buruh tersebut melaksanakan protokol kesehatan perihal Covid-19 saat berunjuk rasa.

"Kami pastikan mereka akan menjaga jarak dan memakai masker," tegas Heru.

"Jika melanggar, tentu akan kami tindak tegas. Tapi sejauh ini mereka kooperatif," tutup dia.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved