Breaking News:

Kemenparekraf Libatkan Mahasiswa Viralkan Wisata Edukasi Tematik Nusantara

Rizki Handayani mengatakan akibat pandemi Covid-19 dunia pariwisata merupakan sektor yang pertama kali terdampak.

Editor: Wahyu Aji
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia menggelar acara workshop Wisata Edukasi Tematik Nusantara, Eco Culture pada tanggal 17-21 November 2020. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia menggelar acara workshop Wisata Edukasi Tematik Nusantara, Eco Culture pada tanggal 17 sampai 21 November 2020.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan/Event Rizki Handayani mengatakan akibat pandemi Covid-19 dunia pariwisata merupakan sektor yang pertama kali terdampak.

“Akibat pembatasan pergerakan masyarakat atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai bentuk langkah penanganan untuk melindungi kesehatan masyarakat, imbasnya pada ditutupnya tempat rekreasi dan hiburan sehingga memberikan dampak ekonomi yang sangat besar bagi industri pariwisata Indonesia,” kata Rizky Handayani di sela-sela kegiatan Wisata Edukasi Tematik Nusantara di Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/11/2020).

Menurutnya, Kemenparekraf menginisiasi program Wisata Edukasi Tematik Nusantara yang meliputi 7 tema wisata minat khusus di 5 provinsi di Indonesia meliputi edu adventure trip (Jawa Barat), Eco Cultural Trip (Jawa Barat), Inspiring Village Trip (Jawa Tengah), Aromatic Wellnes (Jawa Tengah), Eco Adventure Trip (Jawa Timur), Island Exploration (Belitung), dan Culture Exploration (Danau Toba, Sumatera Utara).

Rizki menambahkan, kegiatan ini diikuti oleh 40 mahasiswa, komunitas wisata, duta wisata, dan kalangan media (jurnalis) sebagai salah satu cara mengedukasi peserta mengenai daya tarik wisata khusus di daerah mereka masing-masing, serta mengimplementasikan protokol Cleanliness, Healt Safety, dan Environmental Sustainability (CHSE) dalam setiap aktivitas wisata yang dilakukan.

“Kami berharap, perjalanan peserta kegiatan wisata edukasi tematik ini dapat menginspirasi wisatawan Nusantara dalam merencanakan dan melakukan perjalanan wisata di masa kenormalan baru,” ujarnya.

Rizki Handayani menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Kemenparekraf kepada para pelaku usaha pariwisata daerah seperti hotel atau tempat penginapan, rumah makan, tempat rekreasi, jasa transportasi, serta tour guide yang ikut terdampak pandemi  Covid-19.

"Kami berharap dengan dukungan pemerintah ini pariwisata daerah akan segera bangkit,” ujar Rizki Handayani.

Rizki Handayani mengatakan, Kemenparekraf sangat yakin keadaan akan kembali pulih, krisis akan segera berlalu.

Salah satunya caranya dengan memanfaatkan peluang-peluang baru yang muncul akibat kreatif dan inovatif.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved