Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Geliat Warga Pancoran Ini Budidaya Maggot di Gang Depan Rumahnya: Si Kilat Pengurai Sampah Organik

Warga Pancoran mulai melirik maggot sebagai pengurai sampah organik. budidaya maggot membawa manfaat bagi lingkungan.

Geliat Warga Pancoran Ini Budidaya Maggot di Gang Depan Rumahnya: Si Kilat Pengurai Sampah Organik - rudi-maggot.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Rudi, warga Pengadegan, menunjukkan kandang maggot yang dibudidayakan di depan rumahnya di RT 002 RW 005 Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan pada Jumat (20/11/2020).
Geliat Warga Pancoran Ini Budidaya Maggot di Gang Depan Rumahnya: Si Kilat Pengurai Sampah Organik - rudi-maggot-4.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Rudi, warga Pengadegan, menunjukkan kandang maggot yang dibudidayakan di depan rumahnya di RT 002 RW 005 Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan pada Jumat (20/11/2020).
Geliat Warga Pancoran Ini Budidaya Maggot di Gang Depan Rumahnya: Si Kilat Pengurai Sampah Organik - rudi-maggot-1.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Rudi sedang membuka kandangnya lalu mengeluarkan wadah berisi pre-pupa pada Jumat (20/11/2020).
Geliat Warga Pancoran Ini Budidaya Maggot di Gang Depan Rumahnya: Si Kilat Pengurai Sampah Organik - rudi-maggot-2.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Penampakan maggot yang menggeliat dibudidayakan Rudi saat sedang mengurai sampah organik di Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan pada Jumat (20/11/2020).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN -  Warga Pancoran mulai melirik maggot sebagai pengurai sampah organik.

Selain membantu menekan volume sampah, budidaya maggot membawa manfaat bagi lingkungan.

Salah satunya, ulat tersebut bisa mengubah sampah menjadi pupuk dalam waktu singkat.

Di sebuah gang sempit RT 002 RW 005, Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, kandang maggot tampak bersandar pada tembok rumah.

Kandang maggot yang kurang lebih 7 meter x 6 meter itu dimiliki oleh salah satu warga, Rudi (45).

Sejak awal Maret, ia mulai membudidayakan maggot di depan rumahnya itu.

Awalnya, Ketua RT 002 RW 005 Agus Salim, memberikan masukan untuk berkegiatan kepada warga sekitar saat pandemi Covid-19.

"Daripada menganggur, ada enggak yang bisa dikerjakan? Awalnya hanya membuat taman. Dari situ baru terpikir, taman kan butuh pupuk," ceritanya kepada TribunJakarta.com di kediamannya pada Jumat (20/11/2020).

Rudi mencari tahu bagaimana cara mendapatkan pupuk tanpa harus membeli lewat berselancar di internet dan bertanya kepada sejumlah orang.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved