Breaking News:

Mendikbud Nadiem Makarim Minta Sekolah Dibuka, Wagub DKI: Tidak Bisa Sembarangan!

Menurut Wagub, pembukaan sekolah di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Kamis (19/11/2020).Riza mengatakan tidak bisa sembarangan membuka sekolah saat Pandemi Covid 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengkritisi kebijakan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim yang bakal membuka sekolah secara bertahap pada 2021 mendatang.

Menurutnya, pembukaan sekolah di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

"Itu kan tidak sembarangan buka atau tutup, boleh atau tidak boleh ada banyak yang harus dipersiapkan," ucapnya, Jumat (20/11/2020).

Untuk itu, ia mengatakan, pihaknya bakal terlebih dahulu melakukan kajian bersama Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, hingga pakar epidemiologi terkait kondisi penyebaran Covid-19 di ibu kota.

Pasalnya, selain regulasi, ada hal lain harus dimatangkan sebelum kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah kembali diterapkan.

Seperti sarana dan prasarana terkait protokol kesehatan, faktor siswa, dan juga orang tua.

"Kalau memang merasa sudah dimungkinkan, nanti kita sama-sama bahas, diskusikan, tentu dilihat situasi kondisinya apakah (sekolah) itu masuk zona merah atau tidak, apakah dimungkinkan, bagaimana sarana dan prasarana pendukungnya, regulasinya, fasilitasnya," ujarnya di Balai Kota.

"Belum tentu orang tua setuju, semua harus clear dulu baru ketika memungkinkan dibuka," tambahnya.

Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi ini, Pemprov DKI belum mengizinkan sekolah dibuka.

Kegiatan belajar mengajar jarak jauh secara daring atau online pun masih diterapkan hingga saat ini.

Pasalnya, kondisi penyebaran Covid-19 di Jakarta dianggap masih belum aman bagi kesehatan dan keamanan para siswa.

"Prinsipnya di masa PSBB transisi ini kita akan mengambil kebijakan, keputusan disesuaikan dengan fakta dan data yang ada," kata dia.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved