Debat Pilkada Kota Tangsel

BREAKING NEWS Buka Debat Pilkada Tangsel Siti Nur Azizah Senggol Budaya Oligarki, Benyamin Pamer Ini

Siti Nur Azizah, calon wali kota Tangerang Selatan nomor urut 2, menyenggol soal oligarki kekuasaan di Tangsel. Sementara Benyamin pamer penghargaan.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Y Gustaman
Tangkapan layar Kompas TV
Tiga pasangan calon di Pilkada Kota Tangsel mengikuti debat perdana di Kompas TV pada Minggu (22/11/2020) malam. Pilkada Kota Tangsel diikuti tiga pasangan, yakni nomor urut 1 Muhamad dan Rahayu Satraswati Djojohadikusumo, nomor urut 2 Siti Nur Azizah dan Ruhamaben, dan nomor urut 3 Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan. 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Siti Nur Azizah, calon wali kota Tangerang Selatan nomor urut 2, menyenggol soal oligarki kekuasaan di Tangsel. Sementara Benyamin pamer penghargaan.

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan akan memberikan solusi atas dua permasalahan jika kelak terpilih.

Menurut dia, kepemimpinan masih menjadi masalah di Tangsel sebagai kota satelit DKI Jakarta itu.

"Sudah 12 tahun berdiri banyak perkerjaan rumah yang belum selesai, yang harusnya selesai dalam lima tahun awal pembentukan Tangerang Selatan. Bahkan berkembang budaya oligarki," ujar Azizah dalam debat kandidat Pilkada Tangsel yang disiarkan langsung KompasTV pada Minggu (22/11/2020).

Selain kepemimpinan, Azizah juga menyebut ketimpangan kesejahteraan yang semakin dalam.

"Pemerintah belum mampu mengimbangi para pengembang swasta dalam menghadirkan infrastruktur yang baik. Karena itu lebih dari 60 persen warga Tangsel menginginkan perubahan," ujarnya.

Sementara Benyamin Davnie sebagai calon wali kota nomor urut 3, memaparkan soal penghargaan yang sudah diraihnya semasa menjabat Wali Kota Tangsel dua periode.

"Tidak bisa dinafikan banyak preatasi dari dalam negeri maupun beberapa dari luar negeri menunjukkan bahwa Tangerang Selatan merupakan sebuah potensi wilayah yang luar biasa," ujar benyamin.

Sejumlah penghargaan yang disandang Tangsel pun disebutkan Benyamin mulai Kota Layak Anak, Kota Layak Pemuda, Kota Layak Huni dan predikat Smart City.

"Untuk itu kami mengusung visi misi terwujudnya Tangerang Selatan yang unggul menuju kota lestari saling berkoneksi, efisien dan efektif, tentu melanjutkan pembangunan yang telah berhasil dicapai," ujarnya.

Sementara, Muhamad lebih kepada mengutarakan visinya yang terkait dengan inklusifitas.

"Kami ingin mewujudkan Kota Tangsel yang aman dan nyaman dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dan juga dibingkai oleh NKRI. Di Tangsel untuk semua oleh kami dalam melayani, dan melaksanakan tidak akan membeda-bedakan antara warga dengan berbagai macam suku, agama, dan budaya," ujar Muhamad.

Sepeti diketahui, debat kandiadat perdana kali ini, KPU Tangsel mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat Tangsel yang Sehat, Berkarakter, Maju dan Sejahtera”.

Seluruh pertanyaan yang menjadi pemantik adu program ketiga pasangan calon diramu oleh sejumlah pakar dari berbagai bidang, yakni Komaruddin Hidayat, Radhar Panca Dahana, Adrianus Meliala, Eka Purna Yudha dan Endang Sulastri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved