Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Pegawai Pelabuhan Ini Menjadi Pelukis Kayu Bakar: Berawal dari Hobi Berbuah Rezeki di Tengah Pandemi

Pegawai pelabuhan Tanjung Periuk ini merintis bakatnya menjadi pundi-pundi dengan mendalami seni melukis menggunakan kayu bakar.

Satrio / Tribun Jakarta
Amin menunjukkan dua lukisan motor dan seorang pria berjaket pada Minggu (22/11/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Saamin (49) menikmati pekerjaan sambilannya sebagai pelukis kayu bakar.

Berawal dari hobi menggambar, ia bisa meraup cuan lebih dari pekerjaan sehari-harinya sebagai pegawai operasional pelabuhan di Tanjung Priok.

Ia tengah merintis usaha itu agar tidak khawatir harus bekerja di mana pascapensiun nanti.

Saamin (49) sebenarnya baru setahun yang lalu tepatnya November 2019, mengetahui seni lukis kayu bakar atau phyrography.

Melalui jejaring media sosial, pria dua anak itu berkenalan dengan beberapa pelukis kayu bakar di sana.

"Saya kenalan sama teman-teman pelukis kayu bakar dari Cilamaya lewat media sosial. Ketika sudah akrab saya ajak mereka datang ke rumah sambil mengajari saya melukis itu," ungkap pria yang akrab disapa Amin itu kepada TribunJakarta.com di kediamannya pada Minggu (22/11/2020) pagi.

Ia berniat untuk membuat usaha lukisan kayu bakar setelah diajarkan oleh teman-teman dari Cilamaya.

Bersama sang kakak, yang saat itu masih menganggur dan rekan-rekan pelukis kayu bakar, Amin mulai merintis usaha lukisan kayu bakar bernama Lukis Bakar Nusantara.

Gayung bersambut, pengajuan usaha Amin disetujui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Halaman
123
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Jaisy Rahman Tohir
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved