Breaking News:

Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Didesak Pengusaha Hentikan PSBB Transisi, Anies Minta Warganya Taat Protokol Kesehatan

Adapun desakan ini muncul setelah serangkaian pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
ISTIMEWA/Dokumentasi Sudin Kominfotik Jakarta Utara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab mengenai desakan agar DKI mencabut status PSBB transisi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bereaksi soal desakan dari sejumlah pengusaha yang meminta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi di ibu kota segera dicabut.

Adapun desakan ini muncul setelah serangkaian pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Orang nomor satu di DKI ini pun meminta seluruh warganya mentaati protokol kesehatan demi meminimalisir penularan Covid-19.

"Jadi kita berada dalam rezim PSBB, di mana di situ ada ketentuan dan aturan. Nah, kita mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk menyadari bahwa ini dua bagian yang harus dikerjakan sama-sama," ucapnya, Senin (23/11/2020).

Di lain sisi, Anies mengklaim, pemerintah terus berupaya mencari warga yang terpapar Covid-19 lewat pelacakan yang dilakukan secara masif.

Kampanye 3T (tracing, testing, treatment) pun terus digalakkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini meminta seluruh warganya menerapkan prosedur pencegahan lewat perilaku 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Dari sisi pemerintah, kami harus melakukan 3T, dari sisi masyarakat melakukan 3M," ujarnya di Balai Kota.

"Lalu, kami di pemerintah lewat Gugus Tugas ikut mengawasi, memastikan 3M ini berjalan dengan baik," sambungnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved