Breaking News:

MotoGP

Rossi Berpisah dengan Monster Energy Yamaha, Gabung Petronas Yamaha SRT di MotoGP 2021

Berpisah dengan tim Monster Energy Yamaha setelah 15 tahun bersama, Velentino Rossi gabung tim satelit Petronas Yamaha SRT di MotoGP 2021.

JOSE JORDAN / AFP
Valentino Rossi berpisah dengan tim Monster Energy Yamaha setelah 15 tahun bersama 

Terlebih, dia tahu harus berpisah dengan sosok yang menjadi bagian penting di tim pabrikan Yamaha.

Total, Rossi menghabiskan 15 tahun bersama Yamaha, terhitung sejak 2004.

Baca juga: Kaum Pensiunan Hingga Kaum PHK Covid Ikut Kirim Karangan Bunga Ke Makodam Jaya

Pebalap berjuluk The Doctor itu sempat hengkang ke Ducati pada musim 2011 dan 2012 sebelum kembali ke Yamaha.

"Ini adalah momen yang emosional. Selalu sedih untuk mengucapkan selamat tinggal, terutama kepada orang-orang yang menjadi bagian penting dari tim," kata Lin Jarvis, dikutip dari Motosan.es.

"Tidak ada yang abadi dalam hidup, tidak ada yang tetap sama, dan itu juga berlaku di MotoGP," imbuh Lin Jarvis.

"Situasi di paddock terus berubah. Orang-rang bergabung dengan tim, beberapa pergi, dan ada juga yang kembali," tutur Lin Jarvis.

Lebih lanjut, Lin Jarvis mengapresiasi setiap pencapaian Rossi bersama tim pabrikan Yamaha.

Lin Jarvis menunjukkan kekagumannya sambil mengenang masa-masa indah dan sulit bersama Rossi.

Baca juga: Kaum Pensiunan Hingga Kaum PHK Covid Ikut Kirim Karangan Bunga Ke Makodam Jaya

"Tahun ini (2020) adalah musim ke-15 Valentino bersama tim pabrikan Yamaha. Saya memiliki kenangan yang sangat jelas tentang tahun-tahun itu," ujar Lin Jarvis.

"Ada pasang surut, tetapi pencapaiannya di Yamaha benar-benar mengesankan, empat gelar Kejuaraan Dunia MotoGP, 255 balapan, 56 kemenangan, 142 podium."

"Sungguh menakjubkan, betapa banyak yang dia capai selama waktunya bersama kami," tegas Lin Jarvis.

Surat Perpisahan Rossi

Seri MotoGP Portugal yang berlangsung di Sirkuit Algrave, Portimao, Minggu (22/11/2020) menutup gelaran MotoGP 2020 dengan penuh cerita.

Valentino Rossi saat melaju di sesi FP4 pada MotoGP Argentina 2019.
Valentino Rossi saat melaju di sesi FP4 pada MotoGP Argentina 2019. (DOK. MOTOGP)

Berakhirnya MotoGP 2020 sama artinya dengan perpisahan Valentino Rossi dengan tim pabrikan Monster Energy Yamaha.

Ya, Rossi tak lagi memperpanjang kontraknya di Monster Energy Yamaha. Begitu juga dengan tim pabrikan Yamaha tersebut.

Mereka sudah memilih Fabio Quartararo untuk mengisi kursi yang sebelumnya ditempati Rossi.

Namun, kendati tak lagi membalap di tim pabrikan, pebalap berjuluk The Doctor itu masih bisa membalap dengan tim satelit.

Petronas Yamaha SRT dengan sungguh-sungguh telah mengikat Rossi selama satu tahun.

Kendati usia Rossi akan menginjak 42 tahun pada MotoGP 2021 nanti, tetapi Petronas Yamaha SRT yakin bisa membawa sang pebalap menunjukkan performa terbaiknya.

Terlepas dari kontrak Rossi tersebut, tim Monster Energy Yamaha Energy memberikan penghormatan terakhir mereka usai balapan MotoGP Portugal.

Mereka saling mengirimkan perasaan mereka dalam pertemuan untuk perpisahan di paddock.

Bagi Rossi, perjalanan kariernya bersama Yamaha seperti sebuah film dua sequel.

"Ini momen yang penting, karena ini adalah akhir dari perjalanan panjang kami bersama," kata Rossi.

"Sejarah kami, antara saya dan tim pabrikan Yamaha di MotoGP, terbagi menjadi dua bagian. Hampir seperti film yang bagus," jelas dia.

Berikut surat perpisahan Rossi untuk tim pabrikan Yamaha:

Baca juga: Kaum Pensiunan Hingga Kaum PHK Covid Ikut Kirim Karangan Bunga Ke Makodam Jaya

Bagian pertama dari awal tahun 2004 hingga 2010. Menurut saya itu adalah bagian terbaik dari karir saya.

Kami menulis sejarah untuk Yamaha. Kami mampu memenangi kejuaraan untuk Yamaha setelah dua puluh tahun. Saya akan selalu mengingat pencapaian ini, karena itu adalah momen penting dalam karir saya juga. Akan tetapi saya juga sangat bangga dengan bagian kedua.

Saya ingin mengucapkan 'Terima kasih' lagi kepada Lin Jarvis dan seluruh kerabat yang berada di Yamaha. Mereka memberi saya kesempatan untuk kembali ke tim pabrikan setelah dua tahun yang buruk dengan pabrikan lain, ketika saya sudah 'semakin tua' menurut standar MotoGP, jadi saya putus asa.

Saya tidak akan pernah melupakan momen ketika Lin memberi tahu saya bahwa saya akan memiliki kesempatan untuk kembali ke sini. Saya akan selalu bersyukur untuk momen itu, karena mungkin saya juga bisa berhenti bersepeda saat itu jika saya tidak bisa kembali ke sini.

Kembalinya saya ke tim pabrikan Yamaha telah berlangsung selama 8 tahun, jadi satu tahun lebih lama dari bagian pertama. Bagian kedua sedikit lebih sulit dalam hal hasil, tetapi kami hampir memenangkan kejuaraan pada satu titik, yang bisa mengubah cerita kami.

Baca juga: Dijual Online, Harga PS5 Dibanderol Dua Sampai 3 Kali Lebih Mahal karena Diborong Sejumlah Reseller

Namun, banyak hal terjadi seperti yang terjadi, dan saya masih berterima kasih atas dukungan yang saya dapatkan dari Lin, Maio, dan semua teknisi Jepang. Terutama saya ingin mengucapkan 'Terima kasih' kepada kru saya. Kami sudah bersama sejak lama. Bernie, Alex, Brent, Matteo, Mark, David, Idalio, dan banyak lagi.

Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada orang lain dari tim dan staf perhotelan. Tentu saja kepada rekan saya Maverick Vinales. Kami juga memiliki atmosfer yang baik dengan sisi kotak itu, jadi saya ingin berterima kasih kepada mereka juga.

Tahun depan saya masih akan mengendarai motor pabrikan dengan dukungan pabrikan penuh, hanya dengan warna berbeda. Memang benar, saya tidak akan duduk di garasi Yamaha Factory Racing, tapi saya akan berada di sebelah bersama Matteo, Idalio, dan David.

Jadi, yang pasti kita masih bisa menyapa.

Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved