Kapan Kartu Prakerja Gelombang 12 Dibuka? BPS Sebut 66 Persen Penerima Kartu Prakerja Sudah Bekerja

Jelang pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 12 di www.prakerja.go.id, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei.

Penulis: Suharno | Editor: Suharno
Kompas.com
Kartu Prakerja 

TRIBUNJAKARTA.COM - Jelang pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 12 di www.prakerja.go.id, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei.

Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei terhadap pelaksanaan program Kartu Prakerja pada bulan Agustus lalu.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan, dari hasil survei tersebut menunjukkan, sebanyak 66,47 persen peserta ternyata berstatus sudah bekerja.

TONTON JUGA:

Namun demikian, para pekerja tersebut pendapatannya menurun lantaran sebanyak 36 persen dari pekerja tersebut jumlah jam kerjanya kurang dari 35 jam dalam sepekan.

Baca juga: Mengapa Survei Kartu Prakerja Tidak Muncul di Dashboard www.prakerja.go.id? Begini Cara Isinya

Baca juga: Live Streaming Manchester United vs Istanbul Basaksehir, Simak Daftar Lengkap Jadwal Liga Champions

Baca juga: Link Live Streaming Dynamo Kyiv vs Barcelona, Ini Daftar Lengkap Jadwal dan Klasemen Liga Champions

Baca juga: Ingin Daftar CPNS 2021, Simak Sejumlah Keuntungan Jika Daftar Jalur Cumlaude: Saingannya Sedikit

"Jangan dibayangkan bahwa mereka (yang bekerja) income-nya cukup. Karena dalam kelompok yang bekerja ini 63 persennya bekerja penuh, sisanya 36 persen tidak penuh," ujar Suhariyanto dalam acara Survei BPS Bicara tentang Kartu Prakerja yang dilakukan secara virtual, Senin (23/11/2020).

"Artinya meski mereka bekerja, jumlah kerjanya kurang dari 35 jam. Sehingga mereka tergolong pekerja paruh waktu atau setengah pengangguran, artinya income mereka sangat-sangat terbatas," jelas dia.

Selain itu, sebanyak 22 persen peserta program mengaku berstatus pengangguran dan sebanyak 11 persen bukan termasuk angkatan kerja.

"Misalnya ibu rumah tangga atau pekerja yang terhenti dari pekerjaannya tapi terdorong untuk kembali bekerja, dan sebagainya," jelas Suhariyanto.

Dia pun memaparkan, sebanyak 48,7 persen peserta menyatakan mendaftar program tersebut untuk mendapatkan keterampilan kerja atau meningkatkan kemampuan.

Alasan lainnya yakni untuk mendapatkan uang saku atau insentif.

"Ini bisa disadari bahwa di tengah pandemi Covid-19 ini hampir seluruh lapisan masyarakat mengalami pengurangan income sehingga alasan untuk dapat uang saku atau insentif saya pikir ini sah-sah saja dan itu menempati posisi ke dua," ujar Suhariyanto.

Alasan lainnya yakni mereka mendengar dari teman, serta sisanya sebesar 12,98 persen untuk mengisi waktu luang.

Kapan Kartu Prakerja gelombang 12?

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved