Breaking News:

Antisipasi Banjir Tahunan, Kota Bekasi Kebut Pembangunan Folder Air

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, jelang akhir tahun pihaknya baru bisa melaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur

ISTIMEWA/Dokumentasi Humas Kota Bekasi
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat meninjau pembangunan folder air di beberapa wilayah Kota Bekasi.  

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRUBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pemerintah Kota Bekasi kebut pembangunan folder air guna mengantisipasi banjir tahunan, kegiatan ini baru bisa terlaksana akhir tahun lantaran refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, jelang akhir tahun pihaknya baru bisa melaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan dan pembangunan fisik folder air di beberapa titik.

"Saya ingin memastikan bahwa seluruh pekerjaan terutama yang ada di bidang bina marga dan sumber daya air bisa tepat waktu terutama beberapa folder yang memang kita harapkan mampu meminimalisir banjir," kata Tri, Rabu (25/11/2020).

Untuk pembangunan folder air yang sedang berjalan, berada di Folder Fajar Indah Perumnas 1, Folder Bougenville Bekasi Selatan serta foler air di Kawasan Harapan Indah Medan Satria Kota Bekasi.

"Jadi memang pemerintah karena memang kemarin melalui proses refocusing sehingga masih ada dana yang kemudian kita gunakan untuk pembangunan infrastruktur," ungkap Tri.

Kehadira folder ini lanjut Tri, diharapkan dapat mengantisipasi banjir yang merupakan bencana tahunan di Kota Bekasi.

"Jadi mudah-mudahan melihat progres yang ada insya Allah beberapa folder air dan termasuk juga di dalamnya pemasangan pompa air sehingga bisa kita minimalisir terkait dengan beberapa hal banjir yang kemarin bulan Januari (2020) sampai cukup melumpuhkan seluruh Kota Bekasi," terang dia.

Dia menjelaskan, folder air merupakan infrastruktur yang dibangun Kota Bekasi dalam upaya penanggulangan banjir, bangunan penampung air ini berupa waduk dengan dilengkapi mesin pompa untuk menyedot air ketika terjadi genangan.

Tri mengaku, kehadiran folder air memang tidak menjamin 100 persen wilayahnya bebas dari banjir, tapi paling tidak dapat mengurangi dampak dari bencana musiman tersebut.

"Saya kira mungkin 50 persennya bisa kita kurangi. Termasuk yang di Bougenville dan Fajar, karena sana sangat berpengaruh terhadap Kali Bekasi, jadi saya kira sepanjang Kali Bekasi-nya oke, nggak ada banjir kiriman," ujarnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved