Breaking News:

Respon Publik Soal Usulan Presiden Hanya Menjabat 1 Periode Selama 7 Tahun 

Usulan agar ketentuan tentang masa jabatan presiden maksimal dua periode diubah terus bergulir.

Istimewa
Hasil survei Center for Political Communication Studies (CPCS) mengenai usulan perubahan masa jabatan presiden menjadi cukup satu periode saja selama 7 tahun. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Usulan agar ketentuan tentang masa jabatan presiden maksimal dua periode diubah terus bergulir.

Perdebatan tentang konsep periode masa jabatan presiden masih menjadi konsumsi publik secara terbatas.

Temuan Survei yang dilakukan Center for Political Communication Studies (CPCS) menunjukkan hanya 17,6 persen publik yang mengetahui usulan perubahan masa jabatan presiden menjadi cukup satu periode saja selama 7 tahun.

Sebagian besar mengatakan tidak tahu, yaitu mencapai 82,4 persen.

“Di antara yang mengetahui, mayoritas publik setuju perubahan ketentuan agar presiden menjabat cukup satu periode saja selama 7 tahun,” kata Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta S.K. dalam keterangan yang diterima di Jakarta Rabu (25/11/2020).

Sebanyak 86,3 persen menyatakan setuju usulan perubahan tersebut, hanya 13,7 persen yang tidak setuju.

“Para elite politik, akademisi, dan tokoh bangsa diharapkan mempertimbangkan opini publik tersebut, sekaligus membuka wacana tersebut seluas-luasnya agar publik mengetahui serta bersuara,” kata Okta.

Baca juga: Anies Baswedan Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 Imbas Mobilitas Warga Naik, Wagub DKI: Tidak Signifikan

Baca juga: PMI Jakarta Timur Sebut Stok Darah Golongan AB Belum Stabil

Survei CPCS dilakukan pada 11-20 November 2020, dengan jumlah responden 1200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden yang dipilih secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019.

Margin of error survei sebesar ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved