Breaking News:

Pilkada Kota Depok

Debat Kedua Pilkada Depok Tanpa Idris, Imam Budi Hartono: Insya Allah Santai-Santai Saja

Debat ke-dua pasangan calon (paslon) Wali dan Wakil Wali Kota Depok 2020 kemungkinan besar akan berlangsung dengan metode dua lawan satu.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Calon Wali dan Wakil Wali Kota Depok, Mohammad Idris (kiri) – Imam Budi Hartono (kanan), saat memberikan keterangan pada wartawan dalam acara Deklarasi Pilkada Kota Depok 2020 di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Kota Depok, Jumat (4/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Debat ke-dua pasangan calon (paslon) Wali dan Wakil Wali Kota Depok 2020 kemungkinan besar akan berlangsung dengan metode dua lawan satu, antara pasangan Pradi Supriatna-Afifah Alia melawan Imam Budi Hartono seorang diri.

Diwartakan sebelumnya, Imam terpaksa harus menjalani debat seorang diri, lantaran pasangannya, Mohammad Idris, terkonfirmasi positif Covid-19 dan kini tengah menjalani isolasi perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok.

Menanggapi hal tersebut, Imam mengaku dirinya tak masalah bila harus seorang diri menjalani debat ke-dua yang akan berlangsung pada 30 November 2020 mendatang.

“Pertama sih ya mudah mudahan saya sehat, bang Pradi dan bu Afifah juga sehat.  Kebetulan pak kyai (Idris) sakit, ya memang mau gak mau yang hadir cuma saya sebagai wakil kan gitu. Secara prinsip sih gak ada masalah ya, namanya debat itu kan adu argumentasi secara ilmiah, Insya Allah saya sih santai-santai saja, biasa saja,” katanya pada TribunJakarta.com, Kamis (26/11/2020).

“Gak ada masalah, yang bisa dijawab ya dijawab, yang gak bisa dijawab ya gak apa kan gitu,” sambungnya lagi.

Imam mengaku, saat debat perdana dirinya juga berkewajiban menguasai materi milik Mohammad Idris.

Baca juga: 2 Artis Ditangkap Diduga Terlibat Prostitusi, Akun IG Shoumaya Tazkiyyah Mendadak Lenyap

Baca juga: Mohammad Idris Positif Covid-19, Begini Skenario Debat Kedua Pilkada Kota Depok

“Sama saja ya, artinya kita setiap latihan pasti sama ya. Yang harus dikuasai pak kyai saya juga kuasai, yang jadi tugas saya, pak kyai juga bisa. Saling nutupin saja satu sama lain. Ketika dia gak ada, yaudah bahwa yang selama ini disampaikan pak kyai, saya hanya penyambung lidah saja,” tegasnya.

Terakhir, Imam membeberkan kondisinya kesehatannya terkini, yang mana dirinya telah menjalani Swab PCR dengan hasil negatif Covid-19.

“Alhamdulillah saya baru selesai kampanye di wilayah Limo, alhamdulillah sehat. Saya sudah jalani swab juga hasilnya negatif, langsung swab setelah ada kabar pak kyai positif. Saya gak tahu nih yang nomor satu sudah swab belum,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved