Breaking News:

Minta KPK Tak Berlebihan Periksa Edhy, Luhut: Tidak Semua Orang Jelek, Banyak Orang yang Baik Kok

Keputusan Edhy mundur sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dinilai Luhut sebagai tindakan yang harus dihormati.

Editor: Kurniawati Hasjanah
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Luhut Binsar Pandjaitan melayani wawancara dengan wartawan usai deklarasi dan pelantikan pengurus Bravo 5 Solo Raya di gedung Bathari, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Senin (25/2/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhur Binsar Pandjaitan, memuji sosok Edhy Prabowo layaknya kesatria.

Pujian ini dilontarkan Luhut lantaran ia menilai Edhy sebagai sosok bertanggung jawab terkait kasus suap ekspor izin benuh lobster atau benur yang menjeratnya.

Tak hanya itu, Luhut juga mengatakan Edhy Prabowo sebenarnya adalah orang baik.

Keputusan Edhy mundur sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dinilai Luhut sebagai tindakan yang harus dihormati.

"Saya tahu Pak Edhy itu sebenarnya orang baik. Saya senang bahwa beliau langsung ambil alih tanggung jawab seperti seorang kesatria."

"Dan itu kita harus hormati juga hal-hal semacam itu," ujar Luhur di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jumat (27/11/2020), dikutip Tribunnews dari Kompas.com.

Karena itu, Luhut meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memeriksa Edhy Prabowo secara berlebihan.

Mengutip Kompas.com, ia mengingatkan supaya KPK melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan.

"Saya minta KPK juga periksa sesuai ketentuan yang bagus saja, jangan berlebihan."

"Saya titip itu saja. Tidak semua orang jelek, banyak orang yang baik kok," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved