Breaking News:

Pilkada Kota Depok

Imam Budi Hartono Siap Hadapi Debat Pilkada Depok 2020 Tanpa Kehadiran Mohammad Idris

Imam Budi Hartono mengaku dirinya sudah siap 100 persen mengahadapi debat Pilkada nanti, meskipun hanya seorang diri

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Paslon Wali dan Wakil Wali Kota Depok 2020, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono saat dijumpai wartawan, Kamis (24/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM,  PANCORAN MAS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok bakal menggelar debat kedua Pilkada Kota Depok 2020 yang akan dimulai pukul 19.00 WIB - 21.00 WIB dan disiarkan langsung di Kompas TV.

Debat kali ini cukup berbeda, lantaran pasangan calon nomor urut 01 Pradi Supriatna-Afifah bakal melawan rivalnya Imam Budi Hartono yang hadir seorang diri tanpa pasangannya, Mohammad Idris.

Untuk diketahui, Mohmmad Idris masih menjalani isolasi perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok, musabab terkonfirmasi positif Covid-19.

Kendati demikian, Imam Budi Hartono mengaku dirinya sudah siap 100 persen mengahadapi debat Pilkada nanti, meskipun hanya seorang diri.

"100 persen lah (kesiapan). 100 persen sudah siap," kata Imam pada TribunJakarta.com, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Lirik dan Chord Lagu Era 90: Last Kiss - Pearl Jam

Baca juga: Ahmad Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Kondisi Gubernur Anies Baswedan?

Baca juga: Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi Beri Bantuan kepada Korban Kebakaran di Petamburan

Imam mengaku, dirinya sudah mempelajari materi yang disiapkan oleh timnya dalam menghadapi Debat dengan tema 'Kesehatan, Kesejahteraan dan Kesenjangan di Kota Depok Dalam Era Kebiasaan Baru'.

"Kita ada tim ya tim konten, yang sudah mempersiapkan materi-materinya saya tinggal baca, ditambah pengalaman saya jadi anggota dewan mudah-mudahan bisa mengcover pertanyaan yang akan diberikan pada debat nanti," jelasnya.

Imam menuturkan, sebagai peserta debat, menurutnya pengalaman akan menjadi hal yang cukup krusial dalam mempelajari materi.

"Ini bukan dihapal ya, karena kita boleh lihat catatan. Jadi kita baca saja sambil kita dalami berdasarkan pengalaman. Kita baca sekilas ngerti ya karena memang kita sudah mendalami permasalahan-permasalahan yang ada di Kota Depok," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved