Breaking News:

Jaksa Pikir-pikir Vonis Bebas Putra Siregar Kasus Penjualan Handphone Ilegal

JPU belum menentukan sikap atas vonis bebas yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur terhadap bos PS Store, Putra Siregar.

Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Bima Putra
Putra Siregar saat memberi keterangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (10/8/2020). JPU masih pikir-pikir atas vonis bebas Putra Siregar. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum menentukan sikap atas vonis bebas yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur terhadap bos PS Store, Putra Siregar.

Menanggapi putusan terhadap Putra Siregar yang disangkakan menimbun hingga menjual handphone ilegal sebagaimana diatur UU nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Milono mengatakan pihaknya belum dapat memutuskan akan mengajukan banding atas putusan.

"Kami masih pikir-pikir," kata Milono saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Senin (30/11/2020).

Pada sidang beragendakan tuntutan sebelumnya JPU Kejaksaan Negeri Jakarta Timur meminta Putra Siregar membayar denda sebesar Rp 5 miliar.

JPU tidak mengajukan tuntutan pidana penjara karena pasal 103 huruf d UU No 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan bersifat kumulatif atau alternatif.

Lantaran JPU Kejaksaan Negeri Jakarta Timur masih pikir-pikir, putusan yang dibacakan pada Senin (30/11/2020) masih belum berkekuatan hukum tetap.

Kuasa hukum Putra Siregar, Lukman Firmansyah menuturkan pengembalian 191 handphone yang jadi barang bukti dikembalikan setelah putusan inkrah.

"Menunggu sikap JPU, ada waktu 14 hari buat pikir-pikir apakah menggunakan haknya melakukan upaya hukum atau tidak. Pengembalian barang bukti nanti setelah putusan berkekuatan hukum tetap," ujar Lukman.

Terdakwa kasus dugaan penjualan handphone ilegal, Putra Siregar saat menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (18/8/2020)
Terdakwa kasus dugaan penjualan handphone ilegal, Putra Siregar saat menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (18/8/2020) (TribunJakarta/Bima Putra)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved