Breaking News:

Persija Jakarta

Manajemen Persija Tidak Halangi Pemain untuk Berkarier di Luar Negeri

Manajemen Macan Kemayoran mengakui sudah ada beberapa klub Asia yang menyatakan tertarik merekrut pemain Persija ke pihak tim langsung ataupun ke agen

Istimewa/Media Persija
Suasana latihan perdana Persija Jakarta di Lapangan PSAU TNI AU, Jakarta Timur, Rabu (19/8/2020). Manajemen Macan Kemayoran mengakui sudah ada beberapa klub Asia yang menyatakan tertarik merekrut pemain Persija 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Manajemen Persija berusaha bersikap realistis di tengah kondisi Pandemi Covid-19 yang berdampak pada ditundanya kompetisi beberapa kali.

Salah satu langkah yang diambil adalah memberikan kesempatan untuk para pemain berlaga di kompetisi luar negeri sebagai pemain pinjaman ataupun dengan melepas secara permanen.

Manajemen Macan Kemayoran mengakui sudah ada beberapa klub Asia yang menyatakan tertarik merekrut pemain Persija ke pihak tim langsung ataupun ke agen.

Namun yang menjadi prioritas Persija adalah tawaran yang menguntungkan pemain serta klub.

Direktur Persija, Ferry Paulus mengutarakan, Persija dihadapkan dalam kondisi dilematis.

Pertimbangannya adalah pemain terancam kehilangan kesempatan mengembangkan kariernya dengan bermain di luar negeri bila bursa transfer di beberapa liga ditutup.

Dengan diberikannya peluang pemain terbang ke luar negeri juga akan membawa dampak positif ke Timnas Indonesia.

Baca juga: Marko Simic Berencana Bertahan Lama di Persija, Ingin Rayakan Ulang Tahun ke-100 di Jakarta

Baca juga: Ismed Sofyan Bersyukur Masih Terima Gaji 25 Persen dari Persija Walaupun Tidak Bekerja

“Memang benar beberapa pemain pilar Persija diincar beberapa klub luar negeri bahkan di antaranya memiliki reputasi besar. Hal ini tak terlepas dari kualitas para pemain sendiri dan kesuksesan Persija dalam menjadi juara 2018 dan menembus Final Piala Indonesia 2019,” tutur Ferry Paulus seperti dikutip laman resmi klub, Senin (30/11/2020).

“Persija tidak menutup pintu bagi tim asing karena dalam kondisi yang dilematis. Hal ini tidak terlepas dari bursa transfer beberapa liga di Asia Tenggara yang hampir berdekatan dengan rencana kick off liga 1, sehingga bila kemungkinan terburuk kompetisi kembali ditunda, maka kesempatan pemain berlaga di luar negeri hilang,” Ferry Paulus menjelaskan.

Ferry Paulus menambahkan, bila situasi kembali membaik, maka pemain yang berpeluang merantau ke luar negeri akan dibawa pulang.

“Sudah ada komunikasi juga dengan pemain, bila Persija kembali memanggil, maka mereka akan kembali ke Jakarta,” tuturnya.

Editor: Muhammad Zulfikar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved