Breaking News:

Tok! APBD Kota Bekasi 2021 Diputuskan Sebesar Rp 6,1 Triliun

DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggelar rapat paripurna penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Rapat pripurna pengesahan APBD 2021 Kota Bekasi di gedung DPRD Kota Bekasi Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (30/11/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggelar rapat paripurna penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 yang berlangsung di gedung parlemen, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (30/11/2020).

Dalam rapat paripurna tersebut, DPRD Kota Bekasi sepakat menetapkan APBD Kota Bekasi yang terdiri dari pendapatan Rp 5,9 triliun dan belanja Rp 6,1 triliun pada tahun anggaran 2021.

"Hari ini parpurna salah satunya APBD 2021 disahkan, kemarin KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran - Prioritas Plafon Anggaran Sementara) sudah disepakati," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Sementara itu, ketua Badan Anggan DPRD Kota Bekasi Oloan Nababan Menjelaskan, APDB 2021 disahkan berdasarkan rincian pendapat Rp 5,9 trilun berasal dari Pendapat Asli Daerah (PAD) dan pendapat transfer.

"Jadi PAD 2021 itu ada sekitar Rp 2,5 triliun lebih ditambah dana transfer baik dari pemerintah pusat dan provinsi Rp3,1 triliun lebih jadi total Rp 5,9 triliun," jelasnya.

Baca juga: Diterpa Angin Kencang, Pohon Setinggi 10 Meter di Batu Ampar Tumbang

Baca juga: Polisi Periksa Plh Kapolsek Tanah Abang hingga Ketua RT-RW Dekat Rumah Rizieq Shihab

Sedangkan untuk belanja 2021, jumlahnya lebih besar dari total pendapatan yakni Rp 6,1 triliun lebih, terdiri dari belanja operasional Rp 4,9 triliun dan belanja modal Rp 1,02 triliun dan belanja tidak terduga Rp 175 miliar.

"Makanya ada pembiayaan sekitar Rp 200 miliar lebih, itu dana pembiayaan dari silpa APBD 2020 yang bisa digunakan di 2021," jelasnya.

Dia menambahkan, hasil rapat paripurna APBD 2021 ini selanjutnya akan serahkan ke Gubernur Jawa Barat untuk disahkan menjadi peraturan daerah (Perda).

"Kalau dari segi postur anggaran sebenarnya tidak terlalu beda seperti tahun-tahun sebelumnya, tapi yang membedakan bagaimana APBD 2021 menyangkut juga penanggulangan Covid-19," terannya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved