Breaking News:

Wagub DKI Terpapar Covid-19, Gedung Blok B Balai Kota Ditutup

Usai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, terpapar Covid-19, gedung Blok B Balai Kota DKI Jakarta ditutup sementara atau lockdown.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Selasa (10/11/2020). Usai Riza terpapar Covid-19, Gedung Blok B Balai Kota ditutup sementara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Usai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, terpapar Covid-19, gedung Blok B Balai Kota DKI Jakarta ditutup sementara atau lockdown.

Kepala Biro Umum Pemprov DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan, penutupan ini dilakukan selama tiga hari mulai hari ini, Senin (30/11/2020) hingga Rabu (2/12/2020) mendatang.

"Dalam masa lockdown tersebut akan dilakukan sterilisasi setiap pagi dan sore selama tiga hari," ucapnya.

Adapun penutupan ini meliputi ruang Jakarta Smart City di lantai 3, ruang kerja Wagub dan Ketua Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) di lantai 2, dan ruang ajudan serta Poli Kesehatan PPKP di lantai 1.

Selain itu, para pegawai dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) yang bekerja di rumah dinas dan ruang kerja Wagub juga bakal diperiksa kesehatannya.

"Akan dilakukan test swab kepada pegawai dan PJLP, baik di rumah dinas dan lantai 2 ruang kerja Wagub," ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Kecewa Hasil Reses Tak Digubris Pemprov DKI, Fraksi PAN: Itu Bukan Usalan Kami, Itu Aspirasi Warga

Seperti diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, terkonfirmasi positif Covid-19 setelah tes usap (PCR test) dua kali, di Dinas Kesehatan DKI, pada Jumat (27/11/2020).

Dalam keterangan resminya, Riza menyatakan dirinya terpapar virus corona ini dari Staf Pribadinya.

"Berdasarkan hasil dari contact tracing Dinas Kesehatan DKI Jakarta, saya terkonfirmasi positif Covid-19 karena tertular dari staf pribadi yang sebelumnya tertular dari lingkungan keluarga staf tersebut," beber Ariza, Minggu (29/11/2020).

Dia menjelaskan, staf pribadinya tersebut terpapar dari keluarganya.

Baca juga: Hati-hati saat Hujan Deras, Ini Titik Rawan Pohon Tumbang di Jakarta Pusat 

“Jadi, temuan positif Covid-19 ini dari lingkungan pekerjaan, di mana ada staf saya yang tertular dari klaster keluarganya," beber Ariza.

Dia mengatakan, hal tersebut tentu menjadi perhatian untuk selalu mematuhi protokol kesehatan perihal Covid-19.

"Ini tentu menjadi perhatian kita semua untuk lebih menjaga kedisiplinan protokol kesehatan hingga di dalam keluarga sekalipun,” kata Ariza, sapaan karibnya.

Ariza berharap, dengan adanya kasus konfirmasi positif Covid-19 ini, warga Jakarta semakin meningkatkan disiplin protokol kesehatan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Jaisy Rahman Tohir
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved