Kerap Terdampak Banjir Hingga 3 Meter, Warga Rambutan Dapat Bantuan 2 Pompa Air
dua pompa dari Sudin Sumber Daya Air (SDA) itu guna membantu penanganan banjir luapan Kali Cipinang di RW 05.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Warga RW 05, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas korban banjir luapan Kali Cipinang menerima dua pompa air mobile dari Pemkot Jakarta Timur.
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengatakan dua pompa dari Sudin Sumber Daya Air (SDA) itu guna membantu penanganan banjir luapan Kali Cipinang di RW 05.
"Pompa tersebut memiliki kapasitas menyedot air sebesar 50 liter per detik. Dengan adanya dua pompa mobile dapat mengatasi masalah banjir," kata Anwar di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (1/12/2020).
Nantinya saat Kali Cipinang yang melintasi permukiman warga RW 05 meluap, kedua pompa dikerahkan menyedot debit air sehingga banjir lebih cepat surut.
Camat Ciracas Mamad menuturkan RW 05 dipilih karena kontur permukimannya rendah sehingga dampak luapan Kali Cipinang dirasakan warga lebih buruk.
"Kalau hujan deras ketinggian air di RW 05 bisa mencapai sekitar 2,5-3 meter. Ada sekitar 4 RT di RW 05 yang terdampak banjir. Kondisinya parah karena kontur cekungan," ujar Mamad.
Meski kedua pompa air tersebut ditempatkan di RT 10/RW 05, pengoperasian yang dilakukan Sudin SDA Jakarta Timur bersifat situasional.
Mamad menyebut kedua pompa air dapat dikerahkan ke lokasi lain bila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan banjir pada musim hujan.
"Jadi kalau banjir di RW 05 sudah mulai surut nanti bisa dipindahkan ke wilayah lain yang juga kebanjiran. Tapi memang RW 05 Kelurahan Rambutan ini termasuk rawan banjir," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pompa-air-di-kelurahan-rambutan.jpg)