Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Masa Penyembuhan Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi Melambat, Ini Penyebab Utamanya

Masa penyembuhan pasien Covid-19 di Kota Bekasi melambat dalam beberapa bulan terakhir, rata-rata waktu rawat isolasi pasien Covid-19 10 sampapai 14

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Stadion Patriot Candrabhaga di Jalan Jenderal Ahamad Yani, Bekasi Selatan saat digunakan sebagai RS Darurat penanganan Covid-19. Masa penyembuhan pasien Covid-19 di Kota Bekasi melambat dalam beberapa bulan terakhir, rata-rata waktu rawat isolasi pasien Covid-19 10 sampapai 14 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Ketua Tim Penanganan Covid-19 Kota Bekasi Anthoni Tulak mengatakan, masa penyembuhan pasien Covid-19 di Kota Bekasi melambat dalam beberapa bulan terakhir.

Dokter spesialis paru yang yang berdinas di RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi ini mengungkapkan, rata-rata waktu rawat isolasi pasien Covid-19 di atas 10 sampai 14 hari.

"Kalau di bulan April sampai Juli (2020) itu tingkat kesembuhan cepat, lima hari, delapan hari sudah sembuh. Kalau sekarang ini lebih panjang , lebih dari 10 hari  sampai 14 hari," kata Anthoni di Stadion Patriot, Selasa (1/12/2020).

Dia menjelaskan, pelambatan masa penyembuhan pasien Covid-19 ini mulai terasa sejak memasuki Agustus 2020.

"Yang bergejala tentunya yang dirawat, kalau tidak bergejala itukan ringan ditangani tim puskesmas dengan isolasi mandiri," terangnya.

Alasan mengapa terjadi pelambatan kata dia, diduga virus Covid-19 mulai bermutasi. Tetapi hal ini belum dapat dibenarkan secara ilmiah lantaran perlu kajian lebih lanjut.

"Diduga karena virusnya sudah mulai bermutasi, lebih lama pengobatannya. Ini untuk pasien yang dirawat, tentunya yang bergeja," terang dia.

Baca juga: 7 Bocah Bahayakan Diri Main Perosotan di Aliran Kanal Banjir Timur, Begini Kata Lurah Pondok Kopi

Dokter yang mengaku sudah menangani 2000 pasien Covid-19 di Kota Bekasi ini sempat menemukan kasus di mana, masa penyembuhan mencapai 21 hari hingga satu bulan.

"Jadi virus itu kan mutasi masa inkubasi 14 hari sudah lebih dari itu, bisa lebih dari 21 hari. Tapi itu perlu kajian ilmiah penelitian. Bahkan sampai sebulan ada yang masa penyembuhannya," tegas dia.

Anthoni menambahkan, pasien Covid-19 pada dasarnya harus tetap kuat secara mental. Sebab, rasa takut yang terbawa selama masa perawatan berpengaruh terhadap kesembuhan.

Baca juga: Cuaca Buruk Berakhir, Dishub DKI Jakarta Operasikan Kembali Pelayanan Kapal ke Pulau Seribu

"Yang penting ini Covid ini jangan takut, karena kalau kita takut itu sudah membawa hukuman kepada kita sendiri," tegasnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved