Breaking News:

Timnas U19 Indonesia

Brylian Aldama Tinggalkan TC Timnas U-19 Indonesia, Segera Diperkenalkan Klub Kroasia HNK Rijeka

Timnas U-19 Indonesia ditinggal Brylian Aldama, sang pemain akan diperkenalkan menjadi pemain baru tim Kroasia yakni HNK Rijeka.

Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Gelandang Timnas U-19 Indonesia, Brylian Aldama saat berlatih di Inggris dalam program Garuda Select angkatan pertama. Timnas U-19 Indonesia ditinggal Brylian Aldama, sang pemain akan diperkenalkan menjadi pemain baru tim Kroasia yakni HNK Rijeka. 

Dengan kesempatan yang ada ini, Brylan Aldama bakal memulai kariernya di luar negeri.

Oleh karena itu, dengan ini Mirwan berharap agar setiap pemain memiliki kesempatan karier yang sama seperti Brylian dan bisa berkarier di luar negeri.

Baca juga: 7 Rekomendasi Drama Korea yang Cocok Ditonton di Akhir Pekan, Wajib Kamu Tonton!

Tentu saja diharapkan pula Brylian Aldama nantinya dapat terus mengasah kemampuannya.

"Jadi harapan kami dia bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk berkembang. Kalau setelah itu dia bisa meyakinkan klubnya, layak dipertahankan, atau bisa memperkua klub lain, ya bagus lah buat dia," tuturnya.

Tinggal Menunggu Waktu Diumumkan

Proses transfer pemain timnas U-19 Indonesia, Brylian Aldama ke klub Liga Kroasia akan rampung dalam waktu dekat.

Brylian Aldama selangkah lagi akan bergabung dengan klub Liga Kroasia, HNK Rijeka.

Klub HNK Rijeka dikabarkan memang sudah meminati bakat besar pemain yang pernah menimba ilmu di Garuda Select tersebut.

Proses perpindahan Brylian Aldama ke HNK Rijeka turut menyedot perhatian Media asing asal Kroasia yakni Novilist.

Novilist turut menyoroti rencana transfer HNK Rijeka dalam merekrut gelandang muda Indonesia, Brylian Aldama.

Media Kroasia, Novilist juga turut menyoroti proses transfer Brylian Aldama dalam artikel yang tayang pada Kamis (26/11/2020).

"Brylian Negietha Dwiki Aldama akan segera menjadi pemain anyar Rijeka. Transfernya akan segera diumumkan dalam beberapa hari. Dia adalah pemain 18 tahun asal Indonesia, negara dengan populasi penduduk 267 juta," tulisnya.

Menurut Novilist, transfer Brylian Aldama tidak akan mengalami kendala karena HNK Rijeka tidak akan mengeluarkan biaya besar untuk mendatangkannya.

Baca juga: Selain ST dan SH, Ada 2 Artis Lain yang Terlibat dalam Prostitusi Online, Siapakah Mereka?

"Dari sisi finansial, ini (transfer Brylian) bukan masalah besar untuk Rijeka tetapi justru akan mendatangkan banyak keuntungan di masa depan."

"Efeknya sudah bisa dirasakan di media sosial, di mana komentar dukungan untuk Rijeka banyak berasal dari Indonesia," tulisnya.

HNK Rijeka merupakan salah satu klub papan atas Kroasia.

Tercatat, klub berjuluk Rijecki bijeli itu jadi kekuatan yang membayangi dominasi Dinamo Zagreb dalam beberapa musim terakhir.

Pemain tengah Garuda Select, Brylian Aldama menandatangani kerja sama dengan agensi Forza Sports Group di Birmingham, Inggris.
Pemain tengah Garuda Select, Brylian Aldama menandatangani kerja sama dengan agensi Forza Sports Group di Birmingham, Inggris. (Dokumentasi Garuda Select)

Bahkan pada musim 2016-2017, HNK Rijeka jadi juara Liga Kroasia untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

HNK Rijeka juga musim ini berkompetisi di Liga Europa.

Mereka berada di grup F bersama Napoli, Real Madrid dan AZ Alkmaar.

Proses kepindahan Brylian Aldama disebut Mirwan Suwarso cukup mulus.

Begitu Brylian Aldama menandatangani kontrak dengan Forza Sports Group pada Februari 2020 lalu, ia sudah tidak terikat kontrak lagi dengan Persebaya Surabaya.

Aksi pemain Garuda Select, Brylian Aldama saat berduel dengan pemain Swindon Town di Lapangan Birmingham, Inggris
Aksi pemain Garuda Select, Brylian Aldama saat berduel dengan pemain Swindon Town di Lapangan Birmingham, Inggris (Dokumentasi Garuda Select)

Oleh karena itu, proses kepindahan Brylian berlangsung tanpa kendala, tidak seperti Bagus Kahfi.

"Bisa dibilang Brylian Aldama lebih mulus prosesnnya," kata Mirwan Suwarso saat membandingkan proses transfer Brylian Aldama dan Bagus Kahfi.

Brylian Aldama saat ini masih tergabung ke dalam pemusatan latihan (TC) timnas U-19 Indonesia di Jakarta.

Pemain berusia 18 tahun itu sebelumnya menjadi salah satu pemain yang dibawa pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, untuk TC selama dua bulan di Kroasia.

Dua pemain Garuda Select, Amiruddin Bagus Kahfi dan Brylian Aldama mendapatkan kesempatan berlatih dengan tim Serie C Italia, Como.
Dua pemain Garuda Select, Amiruddin Bagus Kahfi dan Brylian Aldama mendapatkan kesempatan berlatih dengan tim Serie C Italia, Como. (Dokumentasi Garuda Select))

Susul Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman ke Eropa

Brylian Aldama selangkah lagi bergabung dengan klub Eropa asal Kroasia yakni HNK Rijeka.

Kabar bergabungnya Brylian Aldama ke Eropa diutarakan secara langsung oleh perwakilan Mola TV, Mirwan Suwarso.

Keputusan Brylian Aldama berkarier di Eropa akan mengikuti dua pemain Indonesia lainnya yang sudah berkarier di Eropa yakni Egy Maulana Vikri (Polandia) dan Witan Sulaeman (Serbia).

Mirwan Suwarso mengabarkan bahwa Brylian Aldama sudah ditunggu klub Kroasia.

Mirwan menyebutkan bahwa Brylian Aldama akan bergabung dengan HNK Rijeka, klub papan atas di Liga Kroasia.

Sebelumnya, Brylian Aldama memang sudah melakukan tanda tangan secara profesional dengan agensi asal Belanda, Forza Sports Group pada Februari 2020.

Perjanjian kontrak itu dilakukan saat Brylian Aldama saat masih tergabung ke dalam Garuda Select jilid II yang melakukan pemusatan latihan di Inggris.

Mirwan juga hadir saat itu untuk melihat mimpi Brylian Aldama yang ingin sekali berkarier ke Benua Biru.

Baca juga: 2 Artis Ditangkap Diduga Terlibat Prostitusi, Akun IG Shoumaya Tazkiyyah Mendadak Lenyap

"Untuk Brylian Aldama sudah ada klubnya dan memang akan segera berangkat ke Kroasia," kata Mirwan.

Mirwan menambahkan, sekarang ini dokumen yang disiapkan Brylian Aldama untuk berkarier ke Kroasia sudah selesai.

"Kalau visanya sudah selesai, dia langsung berangkat ke Kroasia," ucap Mirwan.

Mirwan memastikan bahwa perjalanan Brylian Aldama untuk gabung klub Eropa bisa dibilang tanpa kendala.

Pemain tengah Garuda Select, Brylian Aldama menandatangani kerja sama dengan agensi Forza Sports Group di Birmingham, Inggris.
Pemain tengah Garuda Select, Brylian Aldama menandatangani kerja sama dengan agensi Forza Sports Group di Birmingham, Inggris. (Dokumentasi Garuda Select)

Sebab, sebelum melakukan tanda tangan dengan Forza Sports Group, Brylian Aldama sudah memutuskan tak memperpanjang kontraknya dengan Persebaya Surabaya.

Berbeda dengan Bagus Kahfi yang cukup kesulitan untuk bisa berkarier ke Eropa.

Hal tersebut dikarenakan Bagus Kahfi masih mempunyai kontrak sampai akhir tahun 2021 dengan Barito Putera.

Padahal banyak sekali klub Eropa yang tertarik dengan Bagus Kahfi salah satunya tim asal Belanda, FC Utrecht.

Bagus Kahfi pun sudah meminta izin ke Barito Putera untuk melepasnya ke FC Utrecht tetapi sampai saat ini belum ada ketidakjelasan.

"Bisa dibilang Brylian Aldama lebih mulus prosesnnya," tutup Mirwan.

Baca juga: Ada Unsur Pidana, Kasus Kerumunan Pernikahan Putri Habib Rizieq Naik ke Penyidikan

Brylian Aldama saat ini masih tergabung ke dalam pemusatan latihan (TC) timnas U-19 Indonesia di Jakarta.

Pemain berusia 18 tahun itu sebelumnya menjadi salah satu pemain yang dibawa pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, untuk TC selama dua bulan di Kroasia.

Bagus Kahfi Ditaksir FC Utrecht

Pemain muda potensial Indonesia, Amiruddin Bagus Kahfi sedang diburu waktu dalam proses transfernya ke klub Liga Belanda, FC Utrecht.

FC utrecht dikabarkan hanya memberikan waktu kepada Bagus Kahfi sampai Jumat (27/11/2020) mendatang.

Dua pemain Garuda Select, Amiruddin Bagus Kahfi dan Brylian Aldama mendapatkan kesempatan berlatih dengan tim Serie C Italia, Como.
Dua pemain Garuda Select, Amiruddin Bagus Kahfi dan Brylian Aldama mendapatkan kesempatan berlatih dengan tim Serie C Italia, Como. (Dokumentasi Garuda Select))

Bagus Kahfi masih terkendala surat pelepasan dari klubnya di Liga 1 2020 yakni Barito Putera.

Bagus Kahfi memang masih memiliki kontrak di Barito Putera sampai 2021 mendatang.

Pemain jebolan Garuda Select itu memang diminati oleh FC utrecht.

Akan tetapi, permasalahan muncul lantaran Barito Putera belum memberikan restu pelepasannya.

FC Utrecht memberikan deadline untuk menyelesaikan proses transfernya hingga Jumat, 27 November mendatang.

Apabila manajemen Barito Putera belum memberikan izin, maka peluang Bagus Kahfi bermain di Eropa bisa sirna.

Menyikapi permasalahan tersebut, perwakilan Mola TV, Mirwan Suwarso mengatakan bahwa seharusnya tidak ada masalah yang besar.

Baca juga: Alasan Jaksa Ajukan Banding Vonis Jerinx: Dianggap Kurang Penuhi Rasa Keadilan di Masyarakat

Sebelumnya pihak Barito Putera telah setuju apabila pemainnya diinginkan klub luar negeri.

Mirwan Suwarso menilai bahwa Bagus yang mempunyai kualitas baik memang sudah harus bermain di klub Eropa.

“Bagus sendiri sebenarnya dia sudah mampu untuk dititipin di klub asing. Jadi harapan kita dia bisa naik kelas kan di Garuda Select sudah mentok sudah waktunya mereka naik ke jenjang berikutnya,” kata Mirwan saat dihubungi Tribunnews, Rabu (25/11/2020).

“Dari tahun lalu saya minta tim kita bicara dengan Barito bahwa ini ada kesempatan, mereka boleh pergi atau tidak, katanya boleh. Sekarang biar anaknya lagi ngurus, biar kami mencarikan klub yang mau menampung pemain-pemain kami saja,” sambungnya.

Mirwan menjelaskan apabila belum ada kesepakatan atau persetujuan dari Barito Putra untuk melepas Bagus, maka peluang itu akan tertutup lantaran banyak pemain-pemain asing lainnya yang ingin bermain di klub tersebut.

“Seperti kasus si Bagus dengan FC Utrecht kalau sampai batas akhir, kalau tidak salah minggu ini tidak beres (klub tidak mau melepas) ya pilihan pemain di sana banyak sekali."

Baca juga: Diduga Terlibat Prostitusi Online, Dua Artis yang Ditangkap Polisi Masih Berstatus Saksi

"Tinggal ambil pemain dari Belgia, Afrika atau dari mana-mana. Tidak mungkin cuma nungguin Bagus saja,” jelas Mirwan.

Seperti diketahui, apa yang tengah dihadapi Bagus merupakan jenjang akhir dari program Garuda Select dalam jangka panjang.

Ada empat jenjang yang dijalani Garuda Select yakni pertama cari pemain yang punya potensi.

Kedua mengembangkan potensi mereka. Ketiga mereka yang mampu dititipin ke klub asing supaya bisa berkembang.

Keempat melepasnya apabila ada klub yang menginginkannya.

(Bolasport/TribunJakarta.com)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved