Breaking News:

Memasuki Musim Hujan, Kota Bekasi Siagakan 26 Pompa Air Mobile Antisipasi Banjir

Pemkot Bekasi menyiapkan sebanyak 26 pompa air mobile untuk mengantisipasi banjir di ruas jalan atau permukiman.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Warga terdampak banjir Perumahan Villa Jatirasa, Bekasi saat dilakukan evakuasi oleh Tim SAR Gabungan, Minggu (25/10/2020).Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyiapkan sebanyak 26 pompa air mobile untuk mengantisipasi banjir di ruas jalan atau permukiman. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan sebanyak 26 pompa air mobile untuk mengantisipasi banjir di ruas jalan atau permukiman.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pompa air mobile ini nantinya akan menopang kinerja pompa air yang sudah ada di sejumlah titik rawan banjir.

"Didamping yang sudah stand by kita punya 26 pompa yang bisa kita pindah pindahkan sesuai dengan nanti tinggi intensitas banjirnya," kata Tri saat dikonfirmasi, Rabu (2/12/2020).

Tri menjelaskan, beberapa ruas jalan atau pemukiman warga kini rawan tergenang air, ketika hujan melanda Kota Bekasi.

Banjir ini, kata dia, berbeda dengan banjir kiriman yang disebabkan luapan Kali Bekasi dari hulu sungai di wilayah Cileungsi dan Cikeas.

"Tahun lalu kita hanya berdampak di kali Bekasi, sekarang kita harus melihat di kali Sunter, kali Cakung, karena kemudian terjadi penambahan volume air karena semakin kecilnya ruang terbuka hijau untuk penyerapan air," terang dia.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menghadiri acara di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Minggu (22/11/2020).
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menghadiri acara di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Minggu (22/11/2020). (Humas Kota Bekasi)

Jalan KH Noer Ali Kalimalang tepatnya di dekat kawasan Kota Bintang, tiap hujan melanda, ruas jalan penghubung Jakarta itu selalu digenangi air hingga menyebabkan gangguan lalu lintas.

Banjir di Kota Bekasi saat ini juga dampak dari pembangunan infrastruktur seperti LRT, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang memangkas ruang terbuka di sisi Jalan Tol Jakarta Cikampek tergerus.

"Karena perkembangan dengan adanya LRT, Becakayu ini kan mengurangi ruang hijau yang ada di Kota Bekasi sehingga tingkat penyebaran genangan air itu jadi lebih merata," terangnya.

Baca juga: Tak Mau Ditertibkan Petugas, Driver Ojol di Bulungan Ancam Bakar Mobil Dishub

Baca juga: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis, Dinsos Kota Bekasi Sebut Kondisi Kejiwaan Sang Ibu Terganggu

Selain pompa air mobile, Pemkot Bekasi memiliki sekitar 23 titik pompa yang sudah dipasang di sejumlah titik rawan banjir.

"Secara total itu sekitar 23 pompa air, itu yang sudah ada di lokasi tempat banjir, daerah rawan banjir masih sama kaya awal tahun, di beberapa perumahan," tuturnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved