Breaking News:

Meninggal Saat Diajak Mengemis Ibunya, Bayi di Bekasi Diduga Mengidap Penyakit Berat

Anjaya Saputra, bayi dua tahun yang meninggal dunia saat ajak mengemis oleh sang ibu bernama Nur Astuti Anjaya (32), diduga mengidap penyakit berat.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Rumah kontrakan kediaman Anjaya Saputra, bayi yang meninggal dunia saat diajak mengemis ibunya di Bantargebang Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, RAWALUMBU - Anjaya Saputra, bayi berusia dua tahun yang meninggal dunia saat ajak mengemis oleh sang ibu bernama Nur Astuti Anjaya (32), diduga mengidap penyakit berat sejak lama.

Bayi nahas itu tinggal di rumah kontrakan satu petak dengan kedua orangtuanya di Jalan Cipendawa Lama, RT02 RW07, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Nur Laela (40), tetangga sekitar kediaman mengatakan, Anjaya Saputra diduga mengidap penyakit berat lantaran tumbuh kembangnya terbilang tidak normal dari bayi biasanya. 

Kondisi fisik bayi laki-laki itu terbilang cukup kurus, di usianya yang sudah menginjak dua tahun, ia diketahui belum bisa berjalan dan hanya bisa terbaring.

"Yang saya lihat sih kepalanya agak gede (besar), kayaknya hidrosefalus, terus sudah dua tahun belum bisa jalan, saya takutnya sih polio," kata Nur Laela saat dijumpai Rabu (2/12/2020).

Nur Laela yang juga merupakan kader posyandu di lingkungan setempat mengaku, setiap kali ada kegiatan pemeriksaan sang ibu tak pernah membawa putranya ke posyandu.

"Enggak pernah, saya kan kader posyandu, kalau didatengin ke rumah ya langsung ngunci pintu. Sekali pun enggak pernah diimunisasi anaknya," terangnya.

Baca juga: Dihadang Simpatisan Rizieq Shihab Saat Antar Surat Pemanggilan Kedua, Polisi Disoraki di Petamburan

Posyandu setempat tiap kali ada kegiatan selalu menyisir rumah-rumah warga yang memiliki balita, layanan kesehatan khusus anak ini diperuntukkan bagi siapa saja.

"Kalau ada posyandu kan pasti dikasi tahu, disisir rumah warga, mau dia KTP sini atau pendatang pasti dilayani," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved