Anies Baswedan Ajukan Dhany Sukma Jabat Wali Kota Jakarta Pusat Gantikan Bayu Meghantara

Nama Dhany Sukma diajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat.

TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Kepala Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta Dhany Sukma. Nama Dhany Sukma diajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjabat Wali Kota Jakarta Pusat. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Nama Dhany Sukma diajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

Dhani Sukma dicalonkan sebagai Wali Kota Jakarta Pusat menggantikan Bayu Meghantara.

Nama tersebut diajukan Anies kepada DPRD DKI Jakarta untuk mendapat persetujuan.

Dhany Sukma kini menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta.

Diketahui Bayu Meghantara dicopot Anies Baswedan beberapa waktu lalu.

Usulan itu tertuang dalam surat bernomor 439-071.821 tentang permohonan pertimbangan Ketua DPRD DKI Jakarta dalam pengangkatan Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Surat itu ditetapkan Anies pada Jumat (27/11/2020) lalu.

Surat itu menjelaskan, Anies mengajukan nama Dhany Sukma karena posisi Bayu Meghantara sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat akan dimutasikan ke dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama lain di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, saat menghadiri kegiatan donor darah, di Ruang Serbaguna Pemkot Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019).
Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, saat menghadiri kegiatan donor darah, di Ruang Serbaguna Pemkot Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

“Dengan hormat kami mohon pertimbangan pengangkatan Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat dengan data sebagai berikut,” tulis Anies melalui suratnya yang dikutip pada Kamis (3/12/2020).

Nama pejabat yang diajukan adalah Dhany Sukma dengan jabatan sekarang Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta. Anies mengajukan nama itu kepada Ketua DPRD DKI Jakarta karena mengacu pada regulasi yang ada.

Aturan itu adalah UU Nomor 29 tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara kesatuan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Dhany Sukma saat ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (26/6/2019).
Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Dhany Sukma saat ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (26/6/2019). (TribunJakarta.com/Leo Permana)

Dalam Pasal 19 ayat 2 dijelaskan, Wali Kota/Bupati diangkat oleh Gubernur atas pertimbangan DPRD DKI Jakarta dari PNS yang memenuhi persyaratan.

“Sehubungan dengan hal tersebut, dimohon pertimbangan Ketua DPRD dalam pengangkatan Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat dimaksud,” kata Anies.

“Demikian kiranya maklum dan selanjutnya mohon pertimbangan tersebut dapat kami terima dalam waktu yang tidak begitu lama. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih,” ujar Anies.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved