Breaking News:

Bayi Meninggal Saat Diajak Mengemis di Bekasi, Idap Penyakit Berat Hingga Ibu Alami Gangguan Jiwa

Kondisi keluarga Anjaya Saputra, bayi berusia dua tahun yang meninggal saat diajak mengemis oleh sang ibu, Nur Astuti Anjaya (32), dalam kondisi sulit

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Rumah kontrakan kediaman Anjaya Saputra, bayi yang meninggal dunia saat diajak mengemis ibunya di Bantargebang Bekasi. 

Dia lebih sering berada di rumah mengurus buah hati.

"Kalau dulu enggak pernah ke mana-mana, cuma pas suaminya enggak kerja aja jadi ikut ngamen katanya buat beli susu," tuturnya.

Kegiatan mengamen atau mengemis dilakukan tidak setiap hari, kadang dalam seminggu Nur Astuti bersama ananya mencari uang dua sampai tiga hari sekali.

"Dia ngamen itu diajak sama temannya, orang sini juga ada, mungkin karena dia butuh uang jadi mulai tertarik," tuturnya.

Menurut Laela, tetangganya itu biasanya mengamen tidak lama, berangkat dari kontrakan sekitar pukul 15.00 WIB dan kembali sebelum pukul 18.00 WIB.

"Dia enggak lama ngamennya, biasanya berangkat sore sebelum magrib udah pulang," tuturnya.

Kondisi Anjaya Saputra sang bayi, dua pekan sebelum meninggal dunia memang sudah dikabarkan sakit.

Nur Laela selaku kader posyandu di lingkungan setempat mengaku, ibunya tidak pernah mau memeriksakan sang anak di layanan kesehatan.

"Di sini aktif posyandunya, kita sisir siapa aja warga yang punya bayi buat dateng ke posyandu, nah cuma dia (Astuti) tidak pernah mau," tuturnya.

Kejadian Anjaya Saputra meninggal saat diajak mengemis oleh sang ibu terjadi, kondisinya bayi nahas itu dalam keadaan sakit tanpa pernah diperiksa kesehatannya.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved