Breaking News:

Diamankan Imigrasi. WNA Minta Sumbangan ke Rumah Ibadah di Depok Akui Punya Istri Siri WNI

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kota Depok mengamankan dua orang warga negara asing (WNA) dari Timur Tengah

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Dua warga negara asing saat diamankan di Kantor¬†Imigrasi Kelas II Non TPI Kota Depok, Kamis (3/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kota Depok mengamankan dua orang Warga Negara Asing (WNA) dari Timur Tengah berinisial MBM (42) asal Suriah dan MFMG (28) asal Palestina.

Dalam berita sebelumnya, diketahui bahwa ke-dua WNA ini malah menggunakan Uang sumbangan yang didapatnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Imigrasi Depok, Ruhiyat Tholib, mengungkapkan, hasil pemeriksaan mendalam, mereka mengakui sudah menikah secara siri dengan warga negara Indonesia (WNI).

“Mereka mengaku sudah menikahi seorang Indonesia wanita, kami belum mendapatkan informasi mengenai WNI ini,” kata Ruhiyat saat memimpin ungkap kasusnya, Kamis (3/12/2020).

Ke-duanya juga mengaku tinggal bersama istri sirinya di daerah Pondok Gede dan Tangerang

“Mereka tinggal di Indonesia ini di daerah Pondok Gede dan Tangerang. Jadi memang ini (uang) hasil sumbangan) katanya digunakan untuk membayar kos-kosan mereka.

Kendati demikian, Ruhiyat mengaku pihaknya akan menelusuri informasi tersebut dan mencari alamat tempat tinggal yang disebutkan oleh ke-dua WNA ini.

“Kami akan menuju ke tempat tinggal mereka apabila di tempat tinggal mereka. Misalnya rumah istrinya siri kami akan coba berkomunikasi dengan RT, RW, terkait data mereka dan pendataan mereka bagaimana. Tapi apabila mereka tinggalnya di kos-kosan kami coba nanti berkomunikasi dengan pihak pemilik kos,” bebernya.

Terakhir, Ruhiyat berujar pihaknya akan berkoordinasi dengan United Nation (UN) terkait status pengungsi ke-dua WNA ini.

“Kami akan berkoordinasi dengan UN apakah statusnya akan ditetapkan sebagai pengungsi atau dicabut dan kami juga siang ini mencoba berkoordinasi dengan kedutaan Suriah dan kedutaan Palestina,” ujarnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved