Breaking News:

Persija Jakarta

Gabung Penang FC, Media Malaysia Soroti Kehebatan Ryuji Utomo: Punya Kekuatan Luar Biasa

Tinggalkan Persija dan gabung Penang FC, kehebatan Ryuji Utomo diungkapkan media asal Malaysia yang menyebut mempunyai kekuatan luar biasa di lapangan

Persija.id
Bek Persija Jakarta, Ryuji Utomo saat melakukan latihan di pantai. Tinggalkan Persija dan gabung Penang FC, kehebatan Ryuji Utomo diungkapkan media asal Malaysia yang menyebut mempunyai kekuatan luar biasa di lapangan 

Selain Penang FC, banyak klub luar yang tertarik dengan bek asal Jakarta tersebut.

Namun, hanya Penang FC yang memberikan penawaran sesuai keinginan Persija Jakarta.

Penang FC merupakan klub juara Malaysia Premier League 2020.

Mereka berhak promosi ke Malaysia Super League 2021.

“Semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu sehingga kami dapat berkarya bersama mengangkat tropy kembali.”

Baca juga: 4 Penghuni di Rumah Ibu Mahfud MD Panik Ketika Massa Teriak-teriak, Begini Cerita Keluarga

“Ditunggu musim yang akan datang ke Persija Jakarta,” ucap FP.

Ryuji Utomo menjadi pemain Persija Jakarta yang dipinjamkan ke klub luar negeri.

Kabarnya masih ada beberapa pemain Persija Jakarta yang dibidik klub luar seperti Osvaldo Haay, Evan Dimas, Marc Klok, dan Riko Simanjuntak.

Gabung Penang FC

Bek tangguh Persija Jakarta, Ryuji Utomo secara resmi dipinjamkan ke klub Liga Malaysia, Penang FC.

Manajemen Persija Jakarta sudah merelakan pemainnya tersebut meninggalkan timnya dengan status pinjaman.

Proses pengumuman peminjaman Ryuji Utomo ke tim Liga Malaysia diungkapkan secara langsung oleh Presiden klub Persija, Mohamad Prapanca, pada Senin (1/12/2020).

Prapanca menuturkan, klub Penang FC merupakan satu di antara banyaknya tim yang paling serius dengan tenaga dari Ryuji Utomo.

Manajemen Persija akhirnya sudah membuat keputusan dengan meminjamkan bek yang identik dengan rambut gondrong tersebut ke tim juara Malaysia Premier League 2020 tersebut.

Persija Jakarta melepas Ryuji Utomo dengan status pinjaman selama satu tahun ke depan.

Nantinya, Ryuji Utomo akan memperkuat Penang FC sampai Desember 2021 mendatang.

Baca juga: Pengiriman Ganja Gorila Asal China Menyasar Kaum Milenial dan Pekerja Umur Produktif

Prapanca berharap, dengan peminjaman Ryuji Utomo ke klub Malaysia dapat memberikan dampak positif bagi karier kedepannya.

“Proses kepindahan Ryuji ke Penang FC sudah rampung," kata Prapanca dikutip dari laman resmi klub, Selasa (1/12/2020).

"Penang tertarik dengan jasa Ryuji karena memiliki kualitas yang sangat baik, serta mempunyai kepribadian yang bagus."

Prapanca yakin saat kembali ke Indonesia, terutama Persija Jakarta, penampilan Ryuji Utomo bisa lebih matang.

Ryuji Utomo di video opening launching Persija Jakarta.
Ryuji Utomo di video opening launching Persija Jakarta. (PERSIJA TV)

"Kami yakin sepulangnya dari Penang, Ryuji akan semakin matang dan menjadi tembok kokoh bagi lini belakang Persija,” tutur Mohamad Prapanca.

Penang FC merupakan klub promosi di musim ini yang sebelumnya menjadi juara Malaysia Premier League 2020 (kasta kedua Liga Malaysia).

Di ajang lain, Penang FC juga memiliki catatan 4 kali juara Malaysia Cup, dan 1 Malaysia FA Cup.

Baca juga: RESMI! Persija Jakarta Pinjamkan Ryuji Utomo ke Tim Juara Malaysia Premier League 2020

Relakan Lepas Pemain ke Luar Negeri

Manajemen Persija Jakarta memberikan keleluasaan bagi para pemainnya yang ingin melanjutkan karier bermain di kompetisi luar negeri.

Manajemen Persija tak pernah melarang dan menahan para pemainnya yang ingin terus berkembang menjadi lebih baik kedepannya.

Terlebih, kompetisi sepak bola Liga 1 2020 dihentikan sementara waktu dan belum ada kejelasan sampai dengan saat ini. 

Untuk itu, manajemen Persija tak akan pernah menahan jika ada pemainnya yang akan bergabung dengan tim luar negeri.

Saat ini, manajemen Persija telah memiliki rencana untuk melakukan pinjaman atau melepas secara permanen pemainnya.

Dua opsi tersebut telah disiapkan bagi pemain yang ingin melanjutkan karier di luar negeri.

Direktur Persija, Ferry Paulus, memastikan sampai dengan saat ini sudah ada beberapa klub di Asia yang tertarik dengan pemainnya.

Baca juga: Kebakaran di Dekat Markas FPI Diduga karena Korsleting Listrik 

Namun, sampai dengan saat ini manajemen Persija masih enggan mempublikasikan pemain dan klub mana saja yang memberikan penawaran.

Ferry Paulus menuturkan, prioritas Persija saat ini adalah tawaran yang menguntungkan pemain serta klub.

Manajemen Persija masih melihat beberapa keseriusan klub asing terhadap pemain yang diinginkannya.

“Memang benar beberapa pemain pilar Persija diincar beberapa klub luar negeri bahkan di antaranya memiliki reputasi besar," kata Ferry Paulus dikutip dari laman resmi klub, Senin (30/11/2020).

"Hal ini tak terlepas dari kualitas para pemain sendiri dan kesuksesan Persija dalam menjadi juara 2018 dan menembus Final Piala Indonesia 2019,” ucapnya menambahkan.

Pertimbangan besar persija adalah tidak ingin pemain terancam kehilangan kesempatan mengembangkan karier di luar negeri.

Terlebih, penutupan bursa transfer di beberapa liga yang akan segera ditutup.

Diberikannya peluang pemain terbang ke luar negeri akan membawa dampak positif ke Timnas Indonesia.

“Persija tidak menutup pintu bagi tim asing karena dalam kondisi yang dilematis. Hal ini tidak terlepas dari bursa transfer beberapa liga di Asia Tenggara yang hampir berdekatan dengan rencana kick off liga 1," kata Ferry Paulus.

Baca juga: Jangan Bersedih, Berikut Doa Ketika Galau dan Sedih Disertai Artinya

"Kemungkinan terburuk kompetisi kembali ditunda, maka kesempatan pemain berlaga di luar negeri hilang,” tuturnya.

Ferry Paulus menambahkan, bila situasi kembali membaik, maka pemain yang berpeluang merantau ke luar negeri akan dibawa pulang.

“Sudah ada komunikasi juga dengan pemain, bila Persija kembali memanggil, maka mereka akan kembali ke Jakarta,” tutupnya.

Sudah Ada Pembicaraan

Direktur olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus saat mengumumkan pelatih baru Sergio Farias di kompetisi musim depan.
Direktur olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus saat mengumumkan pelatih baru Sergio Farias di kompetisi musim depan. (TribunJakarta.com/Wahyu Septiana)

Manajemen tim Persija Jakarta tak akan menghalang-halangi pemainnya jika ingin bergabung ke tim luar negeri.

Manajemen Persija sudah mendapatkan permintaan dari beberapa klub luar negeri terhadap beberapa pemainnya.

Seperti diketahui, sejumlah pemain andalan Persija Jakarta digadang-gadang masuk dalam radar incaran klub luar negeri.

TONTON JUGA 

Mereka adalah Rezaldi Hehanussa, Riko Simanjuntak, Evan Dimas, Marc Klok dan Ryuji Utomo.

Nama yang disebut di atas masuk dalam perburuan klub dari Malaysia, Thailand, dan Australia.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus memberikan komentar.

Ferry Paulus mengatakan, apabila kick-off Liga 1 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, Persija Jakarta akan mempertahankan pemain tersebut.

Baca juga: Nikita Willy Tak Ingin Tahu Nominal Bayaran Syuting Sinetron, Alasannya Bikin Boy William Takjub

Rencananya kick-off lanjutan Liga 1 2020 akan kembali bergulir pada Februari 2021.

"Persija harus realistis. Pertama terkait kick off di bulan Februari (2021)," kata pria asal Manado, Sulawesi Utara kepada awak media.

"Persija Belum yakin benar kick off atau tidak. Kalau kick off pasti pemain kami akan tahan," ujar Ferry Paulus.

Ferry Paulus menambah, Persija Jakarta akan bersikap terbuka dengan pemain dalam membuat keputusan.

Chief Exexutive Officer (CEO) Persija Jakarta, Ferry Paulus saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/7/2019).
Chief Exexutive Officer (CEO) Persija Jakarta, Ferry Paulus saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/7/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA)

"Tapi ada kendala lain kaitannya dengan penutupan bursa transfer klub ASEAN rata rata awal Februari," ujar Ferry Paulus.

"Kalau kami menanti dan menunggu bahaya sekali. Jadi Persija realistis lah liat kondisi itu, even itu masih terikat kontrak atau tidak, tetap kami beri keleluasaan kepada pemain terutama terkait dapur pemain," ucap Ferry Paulus.

Ferry Paulus mengaku sudah ada pemain yang melakukan pembicaraan dengan Persija Jakarta.

Ferry Paulus pun enggan menyebutkan identitas dari pemain tersebut.

"Sudah ada pembicaraan (permintaan dari klub luar negeri), tapi masih rahasia. Ada, sudah ada yang kirimkan offering ke kami," kata Ferry Paulus.

Baca juga: Pegawainya Positif Covid-19, Pelayanan Kantor Disdukcapil Kota Depok Tutup Hingga 2 Desember 2020

Menurut Ferry Paulus, mayoritas pemain Persija Jakarta memiliki kontrak jangka panjang.

Dengan format kompetisi lintas tahun ini pun akan ada perubahan dalam hal durasi kontrak.

"Lebih dari 70 persen pemain persija kontraknya lebih dari dua tahun. Jadi memang opsinya ya akan ada loan," kata Ferry Paulus.

"Apalagi liga akan sedikit berubah, katakanlah Februari - Juli berarti lintas tahun. Sementara kontrak pemain Januari - Desember. Itu yang harus kami lihat," tutup Ferry Paulus.

CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus saat ditemui di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019).
CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus saat ditemui di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019). (TribunJakarta.com/Wahyu Septiana)

Pembayaran Gaji 25 Persen

Manajemen Persija Jakarta mengikuti anjuran PSSI terkait pemberian gaji maksimal kepada pemainnya sebesar 25 persen.

Sebagaimana diketahui, PSSI telah mengeluarkan SK baru terkait aturan gaji pemain Liga 1 yang secara maksimal hanya 25 persen.

Aturan tersebut berlaku selama kompetisi dihentikan pada Oktober-Desember 2020, yang tertera pada SK bernomor SKEP/69/XI/2020 itu juga membatasi nilai gaji pemain di kisaran 50 persen untuk Liga 1.

Baca juga: Akar Pohon Patah di Sawah Besar Hampir Tewaskan Pria 50 Tahun, Komentar Kasudin Pertamanan Jakpus

Gaji maksimal 25 persen ini tak berbeda dengan penetapan gaji sebelumnya yang kisaran 50 persen, aturan itu tertera pada SKEP/48/III/2020 dan SKEP/53/VI/2020.

Kendati demikian, manajemen Persija Jakarta pasrah apabila ada pemainnya memutuskan keluar karena tidak menerima gaji 25 persen.

Direktur olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus, mengatakan pihaknya bakal mengikuti apa kemauan pemain.

Jika pemain Persija Jakarta memikirkan untuk keluar karena alasan gaji, pihak menajemen tak bisa melarang karena hal itu sudah ditetapkan sesuai Surat Keputusan (SK).

Persija telah memenuhi SK tersebut dan pihak manajemen juga telah memberitahu semua pemain hingga ofisial.

Baca juga: Hobi Baru Menembak Menkumham Yasonna Laoly, Langsung Berhasil Juarai Lomba yang Digelar Kopassus

Hanya saja sampai saat ini Ferry Paulus mengaku belum menerima respon dari pemain ataupun ofisial.

"Kami sudah terbitkan SK lanjut dari direksi kepada tim termasuk pemain dan ofisial. Memang belum ada respons terkait SK itu," kata Ferry Paulus kepada awak media, Jumat (27/11/2020).

Namun, apabila nantinya ada pemain yang tak bisa menerima itu, manajemen Persija menyerahkan semua keputusan kepada pemain.

Dengan penundaan Liga 1 yang cukup lama itu pun membuat Persija pasrah apabila nantinya ada pemain yang memutuskan mundur.

"Analisa kita kalau melihat SK sebelumnya. Kami juga kirimkan SK direksi pemain bisa menerima, tapi tak tahu yah karena ini jaraknya panjang sekali yah. Jadi kita tunggu saja yah," tutur Ferry.

Baca juga: Berawal dari Sering Menonton Laga Persib, Kini Abdul Aziz Jadi Gelandang Maung Bandung

Seperti diketahui, bahwa PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan Liga 1 bakal kembali bergulir Februari 2021.

Namun, hal itu belum ada kepastian karena PT LIB masih merayu Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar mendapat izin menggelar lanjutan Liga 1 nantinya.

Sebagian artikel ini telah tayang di Bolasport dengan judul Beberapa Pemain Andalan Diincar Klub Luar Negeri, Persija Jakarta Angkat Bicara

Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved