Breaking News:

Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Dapat SK dari Pemprov DKI, 61 Gedung Boleh Gelar Resepsi Pernikahan Selama PSBB Masa Transisi

Disparekraf DKI Jakarta telah memberi izin kepada 61 pengelola gedung menggelar resepsi pernikahan.

Ilustrasi. Pasangan pengantin Yunita dan Karim Muhamdilah, menggelar resepsi pernikahan drive-thru di halaman parkir ruko Bekasi Town Square, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu, (8/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta telah memberi izin kepada 61 pengelola gedung menggelar resepsi pernikahan.

Kabid Pariwisata Disparekraf DKI Jakarta Bambanh Ismadi mengatakan, Surat Keputusan (SK) pemberian izin diberikan setelah pihaknya melihat presentasi dan simulasi penerapan protokol kesehatan dari para pengelola gedung itu.

Dengan izin tersebut, para pengelola gedung bisa menggelar acara resepsi pernikahan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi ini.

"Sudah ada 61 SK yang dikeluarkan Kadis Parekraf," ucapnya, Minggu (6/12/2020).

Jumlah ini diperkirakan bisa bertambah, mengingat ada 94 proposal pengajuan izin yang telah diterima Disparekraf.

"61 sudah disetujui dan masih ada 33 yang masih proses. Verifikasi dokumen dan menunggu jadwal presentasi, serta survei lapangan," ujarnya saat dikonfirmasi.

Menggelar resepsi pernikahan di gedung pertemuan atau hotel saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi memang dimungkinkan.

Syaratnya, pengelola gedung atau hotel sudah harus mengantongi izin yang dari Pemprov DKI.

Untuk mendapatkan izin tersebut, pengelola harus terlebih dahulu melayangkan surat permohonan kepada Disparekraf DKI.

Halaman
123
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved