Breaking News:

Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Hasil Rapid Test Reaktif Covid-19, Seorang Remaja Nongkrong di KBT Diminta Isolasi Mandiri

Niat sejumlah remaja yang nongkrong di kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Minggu dini hari berujung petaka.

ISTIMEWA
Remaja nongkrong di KBT yang hasil rapid test-nya reaktif Covid-19 saat menjalani tes swab di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (6/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Niat sejumlah remaja yang nongkrong di kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Minggu dini hari berujung petaka.

Tak hanya dibubarkan dan mendapat teguran dari jajaran Tim Pemburu Covid-19 Polrestro Jakarta Timur yang melakukan patroli di sepanjang aliran KBT.

Wakapolrestro Jakarta Timur AKBP Steven Tamuntuan mengatakan pihaknya menemukan seorang remaja yang hasil rapid test-nya reaktif Covid-19.

"Dari 13 orang yang dilakukan rapid test di lokasi ada satu remaja yang hasil rapid test-nya reaktif. Karena reaktif langsung dilakukan swab di lokasi," kata Steven saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Minggu (6/12/2020).

Rapid test tersebut dilakukan secara acak terhadap para remaja yang nongkrong di sepanjang KBT, saat beberapa dibubarkan, lainnya diharuskan menjalani tes.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh personel urusan kesehatan (Urkes) Polrestro Jakarta Timur yang mengenakan alat perlindungan diri (APD).

"Sambil menunggu hasil swabnya keluar kita minta yang bersangkutan isolasi mandiri. Nanti tindak lanjutnya apa dievakuasi ke RS rujukan atau tempat isolasi menunggu hasil swab," ujarnya.

Steven menuturkan patroli membubarkan kerumunan warga dan sosialisasi protokol kesehatan serupa bakal terus dilakukan Tim Pemburu Covid-19.

Terlebih Jakarta Timur kota paling padat penduduk se-DKI dan setelah libur panjang bulan Oktober lalu terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19.

"Kita bekerja sama dengan unsur Pemkot Jakarta Timur dan Kodim untuk mengingatkan warga pentingnya protokol kesehatan dan sosialisasi bahaya Covid-19 ini," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved