Dilengkapi Tulisan Arab, Latin hingga Artinya, Ini Bacaan Niat Puasa Senin Kamis

Puasa Senin Kamis sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena memiliki keutamaan yang luar biasa.

Editor: Wahyu Aji
TRIBUN TIMUR
Ilutrasi. Bacaan Niat Puasa Senin Kamis 

TRIBUNJAKARTA.COM - Berikut bacaan niat puasa Senin Kamis yang disunahkan bagi umat Islam.

Puasa Senin Kamis sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena memiliki keutamaan yang luar biasa.

Banyak nilai yang terkandung dari disunahkannya puasa pada hari Senin dan Kamis tersebut.

Baca juga: Bacaan Niat dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh, Cek Jadwal Puasa Sunnah Bulan Desember 2020

Berikut niat Puasa Senin Kamis, yang Tribunnews.com kutip dari Buku Pintar Panduan lengkap Ibadah Muslimah karya Muhammad Syukron Maksum:

Niat Puasa Hari Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa'ala

Artinya:

"Saya niat puasa hari Senin, sunah karena Allah ta'ala."

Niat Puasa Hari Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta'ala

Artinya:

"Saya niat puasa hari Kamis, sunah karena Allah ta'ala."

Baca juga: Niat Puasa Sunnah Senin 7 Desember 2020, Lengkap dengan Doa Berbuka dan Hikmah Berpuasa

Manfaat Puasa Senin Kamis

Rasulullah menuturkan beberapa manfaat yang dapat dipetik jika berpuasa pada hari Senin dan Kamis, di antaranya:

1. Hari Kelahiran Rasulullah, Penetapan Kenabian dan Diturunkannya Al-Qur'an

Nabi Muhammad SAW yang menjadi suri teladan umat Islam, dilahirkan pada hari Senin.

Beliau menerima wahyu pertama kali yang disampaikan oleh Jibril yang membawa risalah kenabian, juga pada hari Senin.

Berdasarkan penuturan Abu Qatadah ra, Rasulullah SAW bersabda:

"Itu adalah hari yang saya dilahirkan di dalamnya dan hari yang saya diangkat sebagai Rasul atau hari yang pada saya diturunkan Al-Qur'an." (HR Muslim)

2. Hari Pemeriksaan Amal

Pemeriksaan catatan amal sehari-hari manusia itu ternyata dilakukan pada hari Senin dan Kamis.

Maka jika pemeriksaan amal dilakukan pada saat kita sedang berpuasa, semoga nilai keburukan berkurang.

Sementara, semoga nilai amal kebaikan yang dilakukan pun akan bertambah.

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW bersabda:

"Amal perbuatan itu diperiksa tiap hari Senin dan Kamis, maka saya suka diperiksa amalku sedang saya berpuasa." (HR Turmudzi)

3. Berharap Ampunan Allah SWT

Para sahabat bertanya-tanya ada apa dengan hari Senin dan Kamis, hingga Rasulullah SAW memberi perhatian khusus.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya amal-amal itu dipersembahkan pada tiap Senin dan Kamis, maka Allah berkenan mengampuni setiap muslim atau setiap mukmin, kecuali dua orang yang bermusuhan, maka firman-Nya: Tangguhkanlah keduanya." (HR Ahmad)

Ada satu amal keburukan yang tak diberi toleransi oleh Allah SWT bagi pelakunya, yaitu bermusuhan dengan sesamanya.

Maka hal ini patut diperhatikan, untuk senantiasa rukun dengan rekan, saudara, kolega, dan orang sekitar.

(Tribunnews.com/Nuryanti)

Sumber: Tribun Solo
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved