Breaking News:

Parkir Sembarangan, Mobil, Bus hingga Truk Diderek di Cengkareng

Para pemilik kendaraan itu sempat berusaha protes dan memohon agar kendaraaannya tak diderek.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Truk kontainer yang parkir sembarangan di di bahu jalan sekitar Masjid KH Hasyim Asyari, Cengkareng, Jakarta Barat, diderek petugas Dishub. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Sejumlah kendaraan yang kerap parkir sembarangan di bahu jalan sekitar Masjid KH Hasyim Asyari, Cengkareng, Jakarta Barat, diderek petugas Dishub.

Para pemilik kendaraan itu sempat berusaha protes dan memohon agar kendaraaannya tak diderek.

Namun, melihat jumlah petugas gabungan yang melakukan penertiban tak hanya dari petugas Sudinhub, melainkan juga dibantu TNI dan Polri, pemilik kendaraan itu akhirnya pasrah.

Kasudinhub Jakarta Barat Erwansyah mengatakan, total.ada tujuh kendaraan yang diderek dari kawasan sekitar Masjid KH Hasyim Asyari.

Truk kontainer yang parkir sembarangan di di bahu jalan sekitar Masjid KH Hasyim Asyari, Cengkareng, Jakarta Barat, diderek petugas Dishub.
Truk kontainer yang parkir sembarangan di di bahu jalan sekitar Masjid KH Hasyim Asyari, Cengkareng, Jakarta Barat, diderek petugas Dishub. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

Rinciannya, terdiri dari satu bus AKAP, dua truk kontainer, satu mobil Angkot, 3 mobil pribadi.

Tujuh kendaraan tersebut kemudian dibawa ke kantor Dishub Jakarta Barat dan para pemiliknya dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ dan Perda No 5 tahun 2014 tentang transportasi.

"Kegiatan ini bertujuan agar pemilik kendaraan tertib dan bertanggung jawab dalam memakirkan kendaraan agar tak menganggu masyarakat," kata Erwansyah, Senin (7/13/2020).

Komandan Regu Tim Tindak Sudinhub Jakarta Barat, Dedi Sumanto mengatakan, penindakan di sekitar Masjid KH Hasyim Asyari karena adanya keluhan masyarakat.

Sebab, kendaraan yang parkir sembarangan tak sedikit yang berukuran besar seperti bus dan truk sehingga menutup lebih dari setengah jalan.

Padahal, di kawasan itu merupakan akses warga yang hendak ke Rusun Pesakih dan Masjid KH Hasyim Asyari.

Adapun alasan para pemilik kendaraan mereka terpaksa parkir di bahu jalan karena tak ada lahan kosong di tempatnya tinggal.

"Selain di Pesakih, kami juga terus melalukan patroli rutin di sejumlah titik agar masyarakat patuh dalam memakirkan kendaraannya," kata dia.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved