Breaking News:

Pilkada Kota Depok

KPU Depok Jelaskan Mekanisme Pencoblosan Bagi Pasien yang Sedang Jalani Perawatan di Rumah Sakit

Nana menjelaskan, terkait mekanisme, nantinya petugas yang ada di tempat pemungutan suara akan menyambangi rumah sakit sekitar.

KPU Depok Jelaskan Mekanisme Pencoblosan Bagi Pasien yang Sedang Jalani Perawatan di Rumah Sakit
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna, saat dijumpai wartawan di Balai Kota Depok, Selasa (8/12/2020).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS –  Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Shobarna, memastikan pasien yang tengah menjalani isolasi Covid-19 di Rumah Sakit tetap bisa menggunakan hak suaranya di hari pencoblosan Pilkada Kota Depok 2020 pada Rabu (9/12/2020) esok hari.

Nana menjelaskan, terkait mekanisme, nantinya petugas yang ada di tempat pemungutan suara akan menyambangi rumah sakit sekitar.

“Petugas pemungutan suara  di sekitar rumah sakit menyambangi pasien atau mereka yang sedang sakit di rumah sakit. Karena ini bentukan pelayanan kita karena itu kita berkoordinasi dengan Dinkes dan rumah sakit,” ujar Nana di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Selasa (8/12/2020).

Lebih rinci, Nana berujar kedatangan petugas pemungutan suara akan berlangsung pukul 12.00 WIB di rumah sakit, dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

“Jam 12 siang dua petugas didampingi pengawas dan saksi itu mereka akan mendatangi dengan APD lengkap. Menyambangi pasien yang akan menggunakan hak pilihnya. Jadi kita tetap melayani dan memaksimalkan hak konstitusinya,” imbuhnya.

Lanjut Nana, menurut data yang dimiliki pihaknya, ada sekira 30-50 pasien yang menjalani perawatan di beberapa Rumah Sakit.

“Jumlahnya variatif, ada yang satu rumah sakit 30 (pasien) ada yang 50. Tapi total keseluruhannya di bawah 500 pemilih ya,” bebernya.

Terakhir, Nana juga bicara terkait terkait hak pilih warga binaan di Rumah Tahanan Kelas I Depok, Cilodong.

Ia berujar, ada sekira 746 warga binaan alias narapidana di Rutan Kelas I Depok yang akan memberikan hak pilihnya di dua TPS yang tersedia.

“Kamis sediakan dua TPS disana, jumlah pemilihnya ada 746 kalau enggak salah jumlahnya,” ujarnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved