Breaking News:

Polri Bongkar Pemasok Narkoba ke Lapas, 5 Tersangka Diringkus dan Sita 284 Kg Ganja

Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Mabes Polri mengungkap jaringan pemasok narkoba jenis ganja

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar (tengah) memperlihatkan barang bukti sabu yang berhasil diamankan pihaknya dari tiga orang tersangka, Jumat (16/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Mabes Polri mengungkap jaringan pemasok narkoba jenis ganja ke lembaga pemasyarakatan (lapas).

Ganja tersebut dipasok dari kawasan Mandailing Natal, Sumatera Utara, menuju lapas di Sumatera Barat.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar mengatakan, dari kasus ini pihaknya menyita ganja sebanyak 284 Kilogram dan 10 ribu pohon ganja yang berada di lahan seluas lima Hektar

“Total ada lima tersangka yang kami tangkap” kata Krisno ketika dikonfirmasi, Selasa (7/12/2020).

Pengungkapan berawal dari adanya informasi penyelundupan ganja dari kawasan Mandailing Natal menuju Sumatera Barat dan Jakarta. 

Kemudian, pada Rabu 2 Desember 2020, tim gabungan Bareskrim Polri dan Polres Mandailing Natal mengamankan sebuah mobil Toyota Rush warna silver yang berada di Jalan Trans Sumatera, Bukit Tinggi, Mandailing Natal pada pukul 03.45.

Polisi meringkus pengedar ganja berinisial FA (38) dan RA (37). Pelaku RA merupakan narapidana kasus narkoba Lapas Bukittinggi yang kabur pada 2018 lalu.  

Saat penangkapan, keduanya berhasil melarikan diri dari petugas. Pengejaran berlanjut dan mereka kembali berhasil ditangkap pada Sabtu, 5 Desember 2020 di Kecamatan Guguk Panjang, Bukittinggi, Sumatera Barat.

Keduanya berperan sebagai kurir yang akan mengirim ganja ke lapas di Sumbar. 

Di mobil itu petugas menemukan tujuh karung berisi ganja seberat 203 kilogram. Sementara sopir dan penumpang berinisial FA (37) dan RA (38) kabur ketika hendak ditangkap. 

“Selanjutnya Tim Narcotics Investigation Center (NIC) Bareskrim Polri, melakukan pengembangan pada Jumat 4 Desember di perkebunan kelapa sawit di Panyabungan Timur, Mandailing Natal, di sana kami tangkap tiga pelaku,” kata Krisno. 

Ketiganya adalah Mukri (43) berperan sebagai pemilik ganja, pengendali dan pengepul, lalu Abdul Rahman (38) bagian keuangan, dan Cakanan Rangkuti (29) berperan sebagai tukang angkut. 

“Kami juga temukan tiga karung berisi ganja sebanyak 81 kilogram,” tutur Krisno.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved