Breaking News:

Pilkada Kota Depok

Pulang Nyoblos, Pradi Supriatna Borong 10 Ikat Rambutan Milik Warga, Pedagang: Rezeki Pagi-pagi

Pradi Supriatna menyempatkan diri memborong buah rambutan dagangan warga sekitar yang ada di gang kecil dekat rumahnya.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Calon Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, didampingi istrinya, Martha, menunjukkan rambutan yang diborongnya dari seorang warga, Rabu (9/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Hal unik terjadi saat calon Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, selesai mencoblos bersama keluarganya di TPS 15, Kukusan, Beji, Kota Depok.

Di perjalanan pulang ke kediamannya, ia menyempatkan diri memborong buah rambutan dagangan warga sekitar yang ada di gang kecil dekat rumahnya.

"Lagi musim rambutan nih. Saya borong buat teman-teman ya," katanya disambut sigap si penjual.

Si penjual pun nampak senang.

Ia mengaku rezeki memang tak peenah terduga datangnya.

"Alhamdulillah diborong. Rezeki pagi-pagi, gak ada yang tahu. Padahal saya belum ke lapak tapi udah diborong 10 ikat," katanya di lokasi, Rabu (9/12/2020).

Pradi Supriatna (kiri) bersama anaknya (kanan) menunjukan ujung kelingking jari tangannya yang telah berwarna ungu, sebagai tanda ia telah mencoblos, Rabu (9/12/2020).
Pradi Supriatna (kiri) bersama anaknya (kanan) menunjukan ujung kelingking jari tangannya yang telah berwarna ungu, sebagai tanda ia telah mencoblos, Rabu (9/12/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Sebelumnya diwartakan, Pradi kompak mengenakan kemeja berwarna putih dengan keluarga besarnya.

Sebelum ke TPS, Pradi menyempatkan diri untuk sungkem kepada ayahanda tercinta, dan juga sejumlah guru agama di rumahnya.

Dalam proses sungkeman ini, suasana pun larut menjadi haru.

"Minta restu ya pak, doakan yang terbaik untuk saya," kata Pradi sambil mencium tangan ayahnya.

Baca juga: Sesalkan Anies Hanya Kirim Satu Nama Calon Wali Kota Jakpus, Ketua Komisi A: Tak Ada Pembandingnya

Nampak, istri Pradi, Martha, tak kuasa membendung air matanya ketika menciun tangan mertuanya tersebut.

"Pencoblosan ini bersama dengan keluarga saya. Alhamdulillah dengan putra-putri saya ikut semuanya, kecuali istri ya memang seorang polisi tidak boleh ya," pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved