Breaking News:

Pulihkan Sektor Pariwisata Indonesia, Sweet Escape Jalin Kemitraan Strategis dengan Kemenparekraf

berbagai program dilakukan untuk memutar kembali roda perekonomian di Indonesia, termasuk untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

dok. SweetEscape
SweetEscape Jalin Kemitraan Strategis dengan Kemenparekraf 

TRIBUNJAKARTA.COM - Memasuki masa adaptasi tatanan hidup baru, berbagai program dilakukan untuk memutar kembali roda perekonomian di Indonesia, termasuk untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Platform fotografi dan videografi Sweet Escape bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menjalin program kemitraan untuk mendorong sektor pariwisata di Indonesia selama masa pandemi Covid 19 hingga tahun 2024.

Kemenparekraf RI Bersama Sweet Escape serta mitra lainnya melakukan kegiatan prosesi tanda tangan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan oleh Deputi Bidang Pemasaran dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Direktur Komunikasi Pemasaran untuk implementasi teknis dalam acara 'Wonderful Day with Wonderful Indonesia' di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2020).

“Program Kemitraan Pemasaran ini memiliki peranan penting untuk meningkatkan brand awareness dari Wonderful Indonesia yang merupakan brand pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia”, ungkap Ibu Nia Niscaya selaku Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI.

Untuk memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia tentu tidak bisa dilakukan sendiri oleh Kemenparekraf.

Perlu kolaborasi antar stakeholder (penta helix) dalam spirit Indonesia Incorporated, jelas Ibu Nia Niscaya.

Baca juga: Susi Pudjiastuti Jawab Tudingan Menghindar Ketika Diajak Diskusi soal Ekspor Benur

Sementara itu, Direktur Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf RI, Ibu Martini M. Paham (Ibu Diah) menambahkan dengan bekerja sama secara sinergi dalam balutan Kemitraan, para pihak diharapkan mampu melakukan penetrasi ke pasar yang baru. 

Salah satunya dengan mitra dalam membuat konten visual fotografi dan videografi yaitu Sweet Escape.

FOLLOW JUGA:

“Kombinasi mitra yang memiliki karakteristik pasar masing-masing, diharapkan mampu membantu akselerasi kegiatan pemasaran Kemenparekraf untuk kembali menggiatkan kepariwisataan Indonesia dalam mendorong wisatawan domestik serta mendatangkan wisatawan mancanegara pada saatnya nanti," imbuh Martini.

Adapun David Soong, CEO dan Co-Founder Sweet Escape menambahkan bahwa melalui program kemitraan strategis bersama Kemenparekraf diharapkan dapat mengakselerasi dan mendorong bangkitnya sektor pariwisata di Indonesia. 

“Khususnya melalui kerjasama pembuatan konten foto dan visual menarik, pelatihan kepada fotografer lokal di objek wisata serta aktivitas lain yang mendukung promosi pariwisata melalui visual storytelling sehingga dapat menginspirasi dan meningkatkan jumlah aktivitas wisatawan domestik,” aku David.

Salah satu bentuk kerjasama yang sudah dijalankan bersama adalah program pelatihan fotografi “Di Balik Lensa Nusantara” dengan tujuan utama menghidupkan kembali industri pariwisata lokal sekaligus mendukung produktivitas pelaku ekonomi kreatif di wilayah Jabodetabek, Jogja, Solo, Semarang, Bintan, Bali, dan Labuan Bajo bulan September lalu.

Seluruh hasil foto dan video dari program tersebut dapat di akses melalui https://www.sweetescape.com/en/wonderfulindonesia.  (*)

Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved