Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Antisipasi Lonjakan Covid-19 Pasca Libur Akhir Tahun dan Pilkada, RS Darurat Asrama Haji Dibuka

Kemenag telah menyetujui surat permohonan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk pemanfaatan Asrama Haji Bekasi sebagai Rumah Sakit (RS) Darurat

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Asrama Haji Bekasi di Jalan Kemakmuran, Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Kemenag telah menyetujui surat permohonan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk pemanfaatan Asrama Haji Bekasi sebagai Rumah Sakit (RS) Darurat 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyetujui surat permohonan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk pemanfaatan Asrama Haji Bekasi sebagai Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dezy Syukrawati mengatakan, operasional RS Darurat Asrama Haji sebagai upaya antisipasi lonjakan kasus pasca Pilkada dan libur akhir tahun.

"Sejauh ini belum ada komunikasi lanjutan, peruntukan tergantung situasi dan kondisi karena ini salah satu antisipasi libur akhir tahun dan Pilkada," kata Dezy, Rabu (9/12/2020).

Keberadaan RS Darurat Asrama Haji Bekasi nantinya tidak akan diisi pasien asal Kota Bekasi, penanganan kasus Covid-19 dari luar daerah.

"Bukan hanya kasus dari Kota Bekasi, sekitar Kota Bekasi juga ada misal dari Karawang, artinya kasus di Jawa Barat," terangnya.

Baca juga: Mabes Polri Ambil Alih, Polda Metro Jaya Setop Penyelidikan Kasus Penyerangan Laskar FPI

Sejauh ini, pihaknya masih menunggu kordinasi lebih lanjut dari Dinkes Provinsi Jabar, apakah Kota Bekasi akan diperbantukan dalam teknis pengoperasian atau dalam bentuk lain.

"Kami juga belum diinformasikan secara teknis oleh Dinas Kesehatan Provinsi, nanti apakah siapa petugasnya, bagaiaman sistem pengaturannya dan pembiayaannya, kami juga masih nunggu koordinasi," ucapnya.

Adapun untuk kapasitas ruang rawat isolasi di Kota Bekasi, Dezy memastikan hingga saat ini masih mencukupi.

"Insyaallah msh mencukupi sampai sejauh ini, saya juga sudah informasikan ke pak Wali Kota bahwa sampai sejauh ini kita masih terhendel, kasus yang kita temukan biasanya dalam kondisi masih bisa isolasi mandiri," paparnya.

Baca juga: Soal Hasil Pilkada Tangsel Benyamin Davnie Yakin Menang 40% Suara, Ingat Petuah Airin Rachmi Diany

Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Oman Fathurahman, usai meninjau kesiapan pemanfaatan asrama haji di Bekasi (Senin, 7/12/2020). Ikut mendampingi, Direktur Pelayanan Haji dalam Negeri, Muhajirin Yanis.

“Saya baru saja meninjau kesiapan asrama haji di Bekasi. Sesuai arahan Bapak Menag Fachrul Razi, permohonan Pemprov Jawa Barat terkait penggunaan asrama haji sebagai Rumah Sakit Darurat sudah disetujui, tentu dengan ketentuan yang akan dituangkan dalam nota kesepakatan bersama” terang Oman dalam keterangan, Selasa (12/7/2020).

Ia mengatakan, Kementerian Agama telah membalas surat Pemprov Jawa Barat. 

Baca juga: 6 Laskar FPI Tewas, Pimpinan Muhammadiyah Beri Pesan: Masyarakat Harus Tetap Tenang 

"Intinya, Bapak Menag menyetujui meminjamkan gedung Asrama Haji Bekasi untuk difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat bagi percepatan penanganan Covid-19” sambungnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved